Pati, Berita10 – Persoalan sampah di Kabupaten Pati terus dicarikan solusi pengentasan yang komprehensif. Guna memaksimalkan hal tersebut, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati menggelar sosialisasi dan diskusi bersama para pegiat lingkungan. Anggota Komisi C DPRD Pati, Irianto Budi Utomo menegaskan pihaknya siap mengawal kebutuhan operasional dinas terkait. Ia meminta DLH agar tidak ragu mengajukan kebutuhan dana pada forum perencanaan anggaran dewan.
Kegiatan yang diinisiasi langsung oleh para legislator ini berlangsung di aula kantor DLH Pati,. Hadir dalam acara tersebut, Anggota Komisi C Irianto Budi Utomo dan Jaza Khoerul Sofyan yang memberikan paparan langsung terkait kondisi lingkungan di Bumi Mina Tani. “DPRD juga responsif untuk membantu peningkatan kinerja kami. Dengan berbagai keterbatasan yang ada kami masih memaksimalkan SDM yang ada,” terangnya
Sementara itu, Anggota Komisi C DPRD Pati, Jaza Khoerul Sofyan, menegaskan pihaknya siap mengawal kebutuhan operasional dinas terkait. Ia meminta DLH agar tidak ragu mengajukan kebutuhan dana pada forum perencanaan anggaran dewan. “Nanti pas pembahasan di Banggar, DLH bisa mengusulkan anggaran untuk penanganan sampah biar bisa maksimal,” ucapnya.
“Sosialisasi ini yang diinisiasi oleh Komisi C. FGD terkait pengolahan sampah di Kabupaten Pati. Teman-teman masih mempunyai semangat untuk berkiprah dalam pengolahan sampah di wilayahnya masing-masing,” katanya. Menyikapi kendala finansial tersebut, pihak legislatif menyatakan komitmennya untuk membantu perbaikan sistem pengelolaan sampah di Pati. Tulus pun menyambut baik dukungan dan respons cepat dari para anggota dewan tersebut.
Kepala DLH Kabupaten Pati, Tulus Budiharjo, mengakui bahwa selama ini upaya penanganan limbah di wilayahnya belum optimal. Ia menyebut, faktor utama yang menjadi kendala pergerakan di lapangan adalah keterbatasan dana operasional. Gos