DPUTR Kabupaten Pati Tentukan Perbaikan Jalan Gunungwungkal – Pakis sampai Pondowan – Sendangrejo Program Prioritas Pembangunan

12 September 2026

Pati, Berita10 – Pemerintah Kabupaten Pati melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) terus menggenjot proyek perbaikan infrastruktur jalan yang rusak di berbagai wilayah, termasuk di wilayah kecamatan Gunungwungkal. Proyek rehabilitasi jalan untuk ruas Gunungwungkal–Pakis, Margomulyo–Pakis, dan Pondowan–Sendangrejo masuk dalam program prioritas pembangunan infrastruktur oleh Pemerintah Kabupaten Pati. Berdasarkan laporan perkembangan infrastruktur terbaru pada September 2026, pengerjaan jalan di wilayah ini merupakan bagian dari paket pembenahan jalan rusak di Pati yang dibiayai oleh anggaran daerah.

Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga DPUTR Kabupaten Pati, Hasto Utomo, mengatakan bahwa program pembangunan dan rehabilitasi jalan tahun 2026 telah disusun berdasarkan tingkat kerusakan jalan, kebutuhan konektivitas antarwilayah, serta usulan masyarakat dari berbagai kecamatan. Seperti Proyek rehabilitasi jalan untuk ruas Gunungwungkal–Pakis, Margomulyo–Pakis, dan Pondowan–Sendangrejo masuk dalam program prioritas pembangunan infrastruktur oleh Pemkab Pati “Fokus pekerjaan tahun 2026 mencakup rehabilitasi ruas jalan prioritas, pembangunan talud penahan jalan, hingga penggantian jembatan yang kondisinya sudah memerlukan penanganan segera. Seluruh pekerjaan akan dilaksanakan secara bertahap sesuai skala prioritas,” jelas Hasto Utomo saat dihubungi. Penentuan belasan ruas jalan yang akan diperbaiki tersebut didasarkan pada tingkat kerusakan jalan serta tingkat urgensi pengaduan masyarakat.

Hasto berharap DPUTR menempatkan satu pengawasan khusus di setiap proyek pembangunan di Kabupaten Pati. Ia tidak ingin kejadian seperti tahun-tahun sebelumnya terulang.“Kami  mohon pengawasan diperketat. Pekerjaan tanpa pengawasan, hasilnya tidak akan maksimal,” katanya. Dalam konteks pembangunan infrastruktur, mendorong agar seluruh proyek mengacu pada kebutuhan masyarakat.

“Semua pembangunan harus berdasarkan kebutuhan masyarakat. Mengutamakan pemerataan, bukan hanya fokus di satu blok saja. Mana yang menjadi skala prioritas harus didahulukan,” jelasnya. Ia juga menekankan pentingnya transparansi, akuntabilitas, serta orientasi jangka panjang dalam setiap pembangunan.“Kita membangun tidak hanya sekejap. Kualitas harus menjadi perhatian utama. Pembangunan juga harus mendukung pertumbuhan ekonomi dan kelestarian lingkungan,” pungkasnya. Gos

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses