Pati, Berita10 – Ketua Komisi B DPRD Pati, Muslihan mengaku memberikan dukungan dan apresiasinya terhadap penerapan penanaman padi modern. Ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas padi di wilayah Kabupaten Pati.“Penanaman padi modern ini dapat memberikan efisiensi biaya juga tenaga kerja,” kata pulitikus dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu.
Komisi B DPRD Kabupaten Pati melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pusat Pesemaian Padi Modern di Dukuh Randu, Desa Kutoharjo. Kunjungan ini untuk memantau perkembangan teknologi pertanian. Ia menjelaskan, teknologi ini telah meningkatkan hasil panen secara nyata. Dari sebelumnya 4 ton kini menjadi 6 ton per hektare. “Efek dari penanaman padi modern ini ada selisih 2 ton. Untuk mencapai target 10 ton, diperlukan pemupukan yang sesuai dan lebih baik,” tambahnya.
Pemilik Pusat Pesemaian Padi Modern, Gampang Setyono mengakui, awalnya ia mengalami kesulitan dalam mengadopsi teknologi baru. Namun, berkat ketekunan, ia berhasil mengoptimalkan sistem pesemaian modern ini. Pihaknya pun berharap Dinas Pertanian, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), dan kelompok tani segera mensosialisasikan teknologi ini. Sehingga bisa diterapkan oleh para petani.
Kini, pesemaian miliknya telah melayani puluhan hektar sawah di berbagai kecamatan di Kabupaten Pati. Dengan adanya dukungan dari pemerintah daerah dan adaptasi petani terhadap teknologi modern, diharapkan produktivitas padi di Pati terus meningkat, mendukung ketahanan pangan nasional. “Awalnya saya sangat kesulitan dengan teknologi baru, tapi saya tidak menyerah karena yakin jasa penanaman padi modern sangat dibutuhkan dan menguntungkan petani,” ungkap Gampang. Gos