Pati, Berita10 – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati mengharapkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati untuk memprioritaskan bantuan air bersih di daerah yang krisis air. Hal itu diungkapkan anggota DPRD Pati, Danu Ikhsan Hariscandra saat menghadiri rapat penetapan status kekeringan di Ruang Joyokusumo Setda Kabupaten Pati pada Selasa lalu. Danu menyebutkan bahwa beberapa daerah yang mengalami krisis air bersih salah satunya di Kecamatan Jaken. “Terus apalagi prioritas-prioritas itu di beberapa kecamatan seperti di Kecamatan Jaken,” kata Danu belum lama ini.
Selain Kecamatan Jaken, pihaknya juga menyebutkan ada beberapa daerah yang mengalami krisis air bersih seperti di Kecamatan Jakenan dan Pucakwangi. Dengan adanya daerah yang mengalami krisis air bersih, Danu mengharapkan agar Pemkab Pati terus menyalurkan bantuan air bersih. Jangan sampai daerah tersebut tidak mendapatkan bantuan air bersih. “Tetapi di daerah Jaken, Jakenan dan Pucakwangi itu lebih parah. Maka dari itu bantuan air bersih setiap hari harus kita lakukan di daerah tersebut,” ungkapnya.
Selain krisis air bersih, Danu juga menyinggung terkait mobil pemadam kebakaran yang memang harus ada pembaruan. “Terus untuk kebakaran juga, dari Damkar saya harap ada maintenance peralatan yang disegarkan juga,” harapannya. Diberitakan sebelumnya, Pejabat Bupati Pati Sujarwanto Dwiatmoko telah menetapkan status kekeringan menjadi ‘Tanggap Darurat’. Lantaran banyaknya daerah yang sudah mengalami krisis air bersih.
Sebagai informasi, kecamatan yang tengah mengalami kekeringan sebanyak 9 kecamatan diantaranya Kecamatan Sukolilo, Kayen, Batangan, Jakenan, Jaken, Gabus, Pucakwangi, Winong dan Tambakromo. Ditambah wilayah Kecamatan lain yang mengalami kekeringan disaat mesim kemarau tiba, Gos/ Red.
