Pati, Berita10 – Kerusakan yang terjadi pada ruas jalan Pantura Pati-Juwana saat ini cukup parah. Kerusakan jalan diperparah dengan minimnya lampu penerangan yang membahayakan para penggunanya. Hanya saja, kerusakan jalan tersebut nampaknya bakal tak tertangani pada tahun 2026 ini. Hal itu diungkapkan oleh Ketua Komisi C DPRD Pati, Joni Kurnianto. Menurutnya, tidak adanya perbaikan pada ruas jalan nasional tersebut dikarenakan adanya pemangkasan anggaran oleh Presiden Prabowo Subianto terhadap Kementerian Pekerjaan Umum. Sehingga berdampak pada jalan nasional yang berada di daerah.
Meskipun sebelumnya pihaknya sudah bertemu dengan Kementerian PU di Jakarta untuk memintakan bantuan penanganan perbaikan jalan yang banyak dikeluhkan oleh masyarakat Pati.“Kemarin kita ke Kementerian PU, tetapi ada penolakan secara halus karena kemarin kan ada pemotongan anggaran sebesar Rp 81 triliun. Dari sana bilang jangan kesini, habis ada pemotongan bingung kita menjawabnya. Nanti kita lihat aturan di pusat bagaimana, kita ikut saja memang keadaannya seperti ini,” ungkap Joni.
Politisi dari Partai Demokrat ini khawatir, jika tidak ada perbaikan dalam waktu dekat bisa membahayakan para pemakai jalan yang setiap hari merayap di areal Pantura. Apalagi, pihaknya juga mendapat banyak aspirasi dari warga akan adanya kerusakan jalan nasional tersebut yang kerap kali memakan korban jiwa. Hanya saja memang karena keterbatasan anggaran, pihaknya meminta kepada masyarakat agar memaklumi dan sebisa mungkin akan dicarikan solusi terkait masalah ini.
“Kita juga sampaikan jalan Pantura, tetapi anggarannya tidak ada karena kita tahu sendiri jalannya rusak parah. Apalagi nanti ada mudik ini bahaya, apalagi yang pakai motor. Kalau habis hujan kan tergenang air,” tandasnya Untuk itu, dirinya berharap agar pemerintah bisa segera melakukan penanganan. Tidak hanya jangka pendek, Pihaknya ingin penanganan terkait kerusakan jalan bisa dilakukan dalam jangka panjang.“Kalau hanya di aspal pasti nanti rusak lagi ketika hujan. Ketika panas, debunya banyak, nanti warga mengeluh lagi,” kata Ketua Komisi C ini. Tidak hanya di kawasan Juwana saja, politisi dari Partai Demokrat ini menilai kerusakan jalan hampir merata, sehingga menurutnya Pemkab harus segera tanggap dan turun tangan. Gos/ Red
