Pati, Berita10 – Wakil Ketua I DPRD Pati, Hardi, mengimbau semua masyarakat Kabupaten Pati untuk lebih bijak dan dewasa dalam menggunakan bermedia sosial. Hardi menyoroti maraknya aksi saling serang di platform seperti TikTok dan Facebook, terutama antara pendukung Sudewo dan kelompok Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) yang menuntut diproses kasus Sudewa di dalam KPK.
Dia merasa resah situasi ini bisa memicu perpecahan dan mengganggu stabilitas daerah. Jika tidak segera kondusif, kondisi ini dikhawatirkan akan menghambat aktivitas ekonomi pembangunan dan mengurangi minat para investor di Kabupaten Pati. Dalam penjelasannya, Hardi mengajak seluruh pihak untuk dapat menjaga keamanan dan ketertiban demi kelancaran perekonomian di masyarakat Pati.
Ia juga meminta masyarakat untuk menghormati proses yang sedang berjalan di KPK dan mempercayai kinerjanya. Apapun keputusan yang dihasilkan nanti, ia berharap masyarakat dapat menerimanya dengan lapang dada tanpa membuat kegaduhan di Kabupaten Pati.“Masyarakat perlu diberi pemahaman bahwa prosesnya sedang berjalan di KPK. Jangan sampai ada aksi tambahan yang justru memicu kegaduhan dan perpecahan diantara mereka.
Lebih lanjut, Hardi meminta bantuan dari kepolisian, tokoh masyarakat dan organisasi berpengaruh untuk bersama-sama menciptakan suasana yang lebih damai dam aman di Kabupaten Pati. Harapannya semua masyarakat dapat menerima segala keputusan dari pihak Komisi Pemberantasan Kurupsi sesuai hukum yang berlaku. Sekaligus menerima apa yang menjadi keputusan dari pihak KPK dalam menangani kaus tersebut. Gos/ Red
