DPRD Pati Adakan Audiensi Terkait Jalan Rusak Akibat Tambang

Pati, Berita10 – Datangi Kantor DPRD Kabupaten Pati, puluhan warga Desa Wotan dukuh Jongso Kecamatan Sukolilo sampaikan aduannya terkait akses jalannya ke Desa Termulus Kabupaten Kudus sudah rusak parah, dan meminta kepada Pemerintah Daerah untuk segera memperbaikinya.

Dalam audiensi yang berlangsung di ruang rapat Paripurna ini juga turut dihadiri oleh Dinas Pertanian Kabupaten Pati dan DPUTR Kabupaten Pati, pada Selasa.

Menurut Kepala Desa Wotan Madekur, dalam audiensi yang berlangsung tersebut menyampaikan jika akses jalannya sudah rusak parah, dan sangat memperhatikan. Sehingga kami minta untuk segera diperbaiki karena jalan tersebut merupakan akses dari warga kami dalam melakukan aktivitas sehari-hari.

Dirinya juga menyampaikan jika kerusakan jalan tersebut dipicu lantaran adanya aktivitas kendaraan tambang yang melewati jalan tersebut, dimana dalam sehari ada sekitar 98 kendaraan yang melintas, sehingga hal itulah yang mengakibatkan jalan menjadi rusak parah. “Sudah hampir dua minggu ini mobil tambang melintas melewati desa kami, sehingga kerusakannya pun menjadi parah. Dan warga juga sudah merasa kesal dan ingin menyetopnya, akan tetapi saya tahan, dan kami ajak untuk mengadu kesini,” Ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Pati Irianto Budi Utomo bersama anggota Komisi C selaku yang menerima audiensi tersebut menyampaikan jika permasalahan terkait kerusakan jalan ini hampir diseluruh wilayah Kabupaten Pati mengadukannya. Akan tetapi, kami disini juga mengundang DPUTR Kabupaten Pati untuk menjelaskannya secara detail terkait penanganannya.

Dan dalam penjelasannya, Plt Kepala DPUTR Kabupaten Pati Riyoso mengatakan bahwa pihaknya sudah menghitung jika jalan tersebut diperbaiki, akan menghabiskan anggaran sebanyak Rp 6 miliar. Namun, untuk tahun ini belum bisa direalisasikan. Karena anggaran tahun ini sudah ditetapkan. “Anggaran untuk infastruktur pada tahun ini hanya mendapatkan Rp 64 miliar. Padahal jalan rusak di Kabupaten Pati sendiri jika di total semuanya menghabiskan dana Rp 400 miliar,” jelasnya.

Lanjutnya, diketahui dalam data usulan pelaksanaan musrenbang jalan tersebut juga sudah diusulkan, dan rencananya ditahun 2024 nanti akan direalisasikan walaupun hanya sebagian yang tercover.

Menanggapi penjelasan tersebut, Ketua Komisi C Siti Maudlu’ah dan beberapa anggota Komisi C yang berasal dari wilayah Pati Selatan juga mendesak agar pihak DPUTR mengakomodir terkait permintaan warga Desa Wotan ini. Karena jalan tersebut juga merupakan akses dari warga untuk melakukan aktivitasnya sehari-hari. Ags

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.