DEWAN MINTA BUMD DI PATI BERIKAN PENDAPATAN PAD

Pati, Berita10 – Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Pati diharapkan dapat memberikan deviden atau mendapatkan pembagian keuntungan kepada Kabupaten Pati.

Hal ini diungkapkan oleh Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati Ali Badrudin selepas memimpin Rapat Paripurna di Gedung DPRD Kabupaten Pati.

Ali Badrudin beralasan dua BUMD di Kabupaten Pati akan mendapatkan penyertaan modal sebesar Rp 6,4 miliar pada tahun anggaran 2022 mendatang.

Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Bening mendapatkan bantuan modal Rp 4,4 miliar. Sementara, Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Pati mendapatkan suntikan modal sebesar Rp2 miliar.

“Kalau kita menanamkan modal ada devidennya. Selama ini ada deviden nya baik dari Bank Jateng, BPR maupun PDAM. Kisaran ada. Tetapi tetap tiap tahun dilaporkan,” tutur Ali.

Sebelumnya, tiga BUMD Kabupaten Pati rencananya akan mendapatkan penyertaan modal sebesar Rp19,9 miliar pada tahun 2021 ini.

Dengan rincian BPR Pati mendapatkan penyertaan modal sebesar Rp4 miliar, Bank Jateng yang akan mendapatkan suntikan sebesar Rp 9,965 miliar dan PDAM Tirta Bening rencananya dialokasikan sebesar Rp 6 miliar.

Namun, alokasi dana yang rencananya digelontorkan pada tahun ini batal. Pembatalan ini dilakukan untuk penanganan Covid-19.  Dana penyerahan modal dialihkan untuk insentif tenaga kesehatan (nakes). Gs

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.