
Pati, Berita10 – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Pati bakal menganggarkan dengan pendirian sebuah laboratorium spesimen virus corona atau PCR yang ada di Kabupaten Pati . Hal ini disampaikan oleh Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Pati Joni Kurnianto saat ditemui sejumlah jurnalis di ruang kerjanya.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati berencana membangun laboratorium untuk pengujian spesimen virus corona. Ini dilakukan mengingat kasus positif Covid-19 terus merangkak naik hingga Kabupaten Pati masuk daftar daerah yang memiliki risiko penularan virus corona tinggi di Indonesia.
Joni mengatakan bahwa pimpinan dewan sudah membicarakan kepada Bupati Pati, Wabup dan Sekda untuk membeli peralatan swab untuk masyarakat Kabupaten Pati. Nantinya ada dua opsi yang dilakukan yang pertama dengan cara konvensional dimana harganya mencapai Rp. 2 miliar yang akan dianggarkan. Untuk yang yang kedua adalah berupa alat yang bisa dibawa pergi untuk kemana mana dengan harga sekitar Rp. 900. Juta, ungkap Joni Kurnianto anggota dewan dari partai Demokrat.
Tujuan didirikan laboratorium tersebut untuk kabupaten Pati karena laboratorium rujukan terlalu jauh dan menempuh waktu lama sehingga tidak praktis dan evisien. Dimana letaknya di kota Surakarta, Semarang dan Salatiga, ucap Joni. Karena itu tepat jika Kabupaten Pati mempunyai laboratorium sendiri sehinga lebih cepat diketahui hasilnya. Joni mengatakan jika anggaran untuk laboratorium semoga bisa terealisasi di Perubaan Anggaran APBD 2020 tahun ini. Goes
