BUPATI PATI DUKUNG MURAL SOLUSI ATASI KUMUH

Pati, Bupati Pati Haryanto menghadiri Pembukaan Lomba Mural yang diselenggarakan di sepanjang jalan tembus Pegadaian Kelurahan Pati Lor (4/8/19).

Menurut Haryanto, kegiatan Mural ini dilakukan tidak hanya kali ini saja, namun sudah pernah terlaksana di beberapa lokasi.

“Pernah di Pati Kidul, di Pati Wetan, di Stadion Joyo Kusumo. Ini dilakukan untuk mengubah lokasi – lokasi yang terlihat kumuh dan mengurangi dampak corat – coret oleh orang – orang yang tidak bertanggung jawab”, ucap Bupati.

Bupati ingin agar hobi corat – coret yang belum terakomodir, dapat tersalurkan dengan adanya kegiatan seperti ini. Selain itu, ia menegaskan bahwa usai kegiatan semacam ini mendapat tindak lanjut dengan membina lingkungan – lingkungan yang masih terlihat kumuh dan belum tersentuh.

“Ini banyak media – media yang dapat dimanfaatkan. Apabila itu dilakukan, lingkungan akan tertata dengan baik, tertata dengan rapi serta wujud dari cinta kepada lingkungan. Semua ini semata – mata untuk memperindah wajah kota kita”, ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pati, Purwadi dalam sambutannya mengatakan bahwa kehidupan manusia tidak bisa dipisahkan dari lingkungan, baik itu lingkungan alam maupun lingkungan sosial.

Oleh karena itu, lanjutnya, masyarakat harus bisa menjaga kebersihan lingkungan.

“Untuk itu diperlukan media untuk menyampaikan pesan-pesan lingkungan agar menggugah kepedulian masyarakat dalam menjaga kebersihan dan mengelola lingkungan dengan baik”, ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa mural merupakan media yang baik, yang digunakan untuk menyampaikan pesan secara visual. Mural merupakan lukisan besar yang dibuat untuk mendukung ruang arsitektur.

“Oleh karena itu kami lakukan pembuatan mural demi menyampaikan pesan-pesan penting pada masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan lingkungan”, imbuhnya.

Purwadi menegaskan, tujuan digelarnya Mural ini yaitu untuk menggalakkan pengelolaan lingkungan pada masyarakat umum, menumbuhkan semangat menjaga kebersihan lingkungan melalui bidang seni khususnya seni lukis.

Selain itu juga untuk menambah estetika lingkungan di jalan tembus Pegadaian kelurahan Pati Lor.

“Nanti akan dilanjutkan, insyaa Allah dengan APBD Perubahan, di Desa Blaru, sekitar Bendung Blaru. Peserta terdiri atas 60 kelompok, sekitar 123 orang. Terbagi dalam 2 kategori, yaitu kategori umum dan pelajar (setiap kelompok ada 3 orang)”, terangnya.

Untuk hadiah, setiap peserta mendapat piagam sebagai peserta, Juara 1, 2, dan 3 masing-masing kategori berhak mendapatkan, Juara 1: Piala, Piagam Penghargaan, dan Uang Pembinaan Rp 2 juta, Juara 2 : Piala, Piagam Penghargaan, dan Uang Pembinaan Rp 1,5 juta, Juara 3 : Piala, Piagam Penghargaan, dan Uang Pembinaan Rp 1 juta. Hms/Gs

BUPATI PATI DUKUNG MURAL SOLUSI ATASI KUMUH | b10news | 4.5