GANDENG PERBANKAN, PEMKAB PATI SALURKAN AIR BERSIH

Pati, Tangani kekeringan disejumlah wilayah Bumi Minatani, Pemerintah Daerah Pati gandeng pihak perbankan untuk menyikapi keadaan ini. Pada saat pemberangkatan bantuan air bersih secara simbolis dari perbankan dan pengurus Korpri oleh Bupati Pati Haryanto dihalaman Setda. (Rabu, 26/09).
Bupati Pati berharap, bantuan ini dapat meringankan warga diwilayah terdampak kekeringan.
“Kami ucapkan terimakasih kepada perbankan karena sudah berpartisipasi pada kekeringan. Meski sudah banyak yang peduli, mulai dari PDAM, Korpri, BPBD dan lainnya,” ungkapnya kemarin.
Bupati juga membeberkan, bantuan yandiberikan pada kali ini berasal dari Bank Jateng, BRI, BNI, BPR Bank Daerah, BKK, BPJS, PDAM, dan Korpri. Masing-masing bantuan yang digelontorkan berupa 50 tangki air bersih, uang senilai 25 juta dan 5 juta serta masih banyak lainnya sesuai kemampuan masing-masing donatur. Dalam penyalurannya, pihak tersebut bekerja sama dengan BPBD, PDAM dan PMI.
“Secara seremonial, kami bersama Forkopinda dan perwakilan dari perbankan akan ikut menyalurkan di dua wilayah yakni Desa Kedungmulyo Jakenan dan Desa Sarimulyo Winong,” bebernya.

Haryanto juga menambahkan, penyaluran bantuan bersih diwilayah terdampak keleringan akan dilaksanakan sampai dengan kebutuhan air dimasyarakat tercukupi. “Karena meski saat ini sudah mulai turun hujan masih belum cukup memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat,” imbuhnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala BPBD Pati Sanusi menghimbau kepada masyarakat agar waspada terhadap potensi kebakaran yang terjadi baik diwilayah lahan pertanian, hutan maupun permukiman. “Masyarakat harus berhati-hati, karena saat ini masih pada musim kemarau dan intensitas panas terik masih intens. Masyarakat diharapkan waspada saat mematikan kompor atau membuat bediang (semacam pengasapan untuk mengusir nyamuk/serangga yang biasa dilakukan pada kandang ternak masyarakat pedesaan) serta instalasi listrik yang harus senantiasa diawasi,” ungkapnya.
Pihaknya juga menjelaskan, terkait peralihan musim setelah menangani kekeringan pihaknya akan melakukan perhitungan pemetaan terutama banjir diwilayah bantaran sungai silunggonggo dengan wilayah sejumlah 7 kecamatan dan 59 desa untuk 2017. “Sedangkan untuk musim penghujan yang akan datang kita akan petakan lagi dengan tim reaksi cepat,” tandasnya.

Sumarmi desa Sarimulyo dukuh Ngasinan Winong
kami senang mendapat bantuan air, kalau habis kira saya ya diberi lagi. biasanya mengambil air diwilayah sebelah desa. jumlah keluarga kami enam dan membantu mengambil air. air yang kami dapat ini paling cukup untuk 1 minggu dan hanya digunakan untuk minum dan masak satu hari habis. Hms/ Gs

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.