DPUTR Pati Usulkan Bantuan Penanganan Tanggul Krisis

20 Agustus 2026

Pati, berita10 – Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati, Widyotomo Kusdiyanto mengatakan, Pemkab Pati telah mengusulkan bantuan penanganan tanggul kritis itu sejak bulan Januari 2026 lalu. Usulan itu hingga kini belum juga disetujui.

Menurut Widyo, ideal penanganan tanggul kritis di Pati itu dilakukan pada musim kemarau ini. Pasalnya, jika memasuki musim hujan, tanggul tersebut akan lebih kuat untuk menahan debit air. Dia menyebut, dari 90 an titik tanggul kritis itu membutuhkan anggaran sekitar Rp 75 miliar. Nominal itu dinilai bakal maksimal untuk penanganan tanggul kritis di Kabupaten Pati.”Sekitar Rp75 miliar kurang lebih selama satu tahun 2026 belum ada titik terangnya,” ujar Widyo.

Sebanyak 90 titik tanggul sungai yang tersebar di wilayah Kabupaten Pati, Jawa Tengah, saat ini dalam kondisi kritis. Mengingat tingginya potensi risiko bencana, Pemkab Pati mengajukan permohonan bantuan anggaran ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Ia menambahkan, puluhan tanggul itu berada di dekat area pemukiman dan persawahan warga. Meskipun usulan bantuan itu belum turun, pihaknya ingin melakukan penanganan tanggul bersifat sementara dengan menggunakan sandbag dan crucuk bambu.

Ia mengatakan, mengenai penanganan tanggul kritis secara permanen menjadi kewenangan balai besar wilayah sungai (BBWS) Pemali Juana.”Ditambal dengan sandbag dengan cerucuk bambu, itu untuk penanganan tanggul kritis karena memang kalau tanggul sungai permanen itu kewenangannya buka di kita, di BBWS, jadi kita sifatnya penanganan semi permanen,” terang dia. Tim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses