Pati, Berita10 – Permasalahan pupuk subsidi masih sering menjadi persoalan di kalangan petani. Hal tersebut seringkali berdampak pada harga beras di pasaran. Salah satu persoalan pupuk subsidi adalah pendistribusiannya tidak tepat sasaran ataupun kuota yang tidak sesuai. Oleh karenanya di tahun 2026 ini, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati Sudi Rustanto mengharapkan tidak ada lagi permasalahan pupuk subsidi.
“Semoga di tahun ini tidak terjadi permasalahan pupuk Urea bersubsidi di Kabupaten Pati dan Petani menjadi sejahtera, ” ucap Sudi. Dengan suplai pupuk subsidi yang tepat, maka diharapkan bisa mengatasi meningkatkan kesejahteraan petani dan mewujudkan kedaulatan pangan. “Harga beras Stabil dan kedaulatan pangan benar benar terwujud, ” tegasnya.
Sudi juga menekankan, agar penyaluran bisa tepat sasaran dan menghindari kecurangan yang dilakukan salah satu pihak, maka diperlukan adanya pengawasan bersama.“Kebutuhan pupuk Urea bersubsidi di Kab Pati tahun ini mendapatkan kuota sesuai kebutuhan petani yaitu 100 % (Urea 47.000 ton), dan harus ada pengawasan bersama sehingga tidak terjadi penyimpangan, ” jelas Sudi..
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati Sudi Rustanto Politisi PDIP dari dapil 3 mengharapkan tidak ada lagi permasalahan pupuk subsidi. Dengan suplai pupuk subsidi yang tepat, maka diharapkan bisa mengatasi meningkatkan kesejahteraan petani dan mewujudkan kedaulatan pangan. “Harga beras Stabil dan kedaulatan pangan benar benar terwujud. Gos/ Red