Pati, Berita10 – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati menyatakan tak mempunyai solusi untuk menyelesaikan nasib nelayan yang tidak bisa melaut akibat pendangkalan sungai diwilayah Kecamatan Tayu. Lantaran, sungai tersebut merupakan kewenangan dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana Semarang.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati, Bambang Susilo menyesalkan sikap pemerintah yang tak peduli dengan nasib para nelayan. Sebab, Sudah berhari-hari para nelayan ini tidak bisa melaut karena pendangkalan sungai, tapi tidak bisa memberikan solusi.
“Saya heran dengan peran pemerintah, nelayan ini tiap harinya melaut, ketika dapat hasil untuk kebutuhan hari-hari, kalau tidak melaut ya tidak punya pendapatan, dan ketika mengadu ke pemerintah disuruh menunggu, seperti tidak ada pemerintah saja. Yang dibutuhkan nelayan saat ini hanya soal melaut, jadi kalau bisa ada penanganan sementara dulu,” ucapnya.
Terpisah, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Pati saat dimintai keterangan terkait hal tersebut mengatakan, jika pihaknya sudah membuat surat permohonan untuk normalisasi sungai. “Kita sudah membuat surat permohonan yang ditanda tangani oleh Plt Bupati, untuk minta normalisasi sungai, dan saat ini masih dalam proses,” ujar Pejabat Fungsional Pengelola Produksi Perikanan Tangkap DKP Kabupaten Pati, Taryadi kemarin. Gos/ Red
