Pati, Berita10 – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati menyoroti bencana yang sering melanda masyarakat Pati. Bencana tersebut diantaranya bencana banjir dan kekeringan. Ali Badrudin Ketua DPRD Kabupaten Pati berharap supaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati ada perhatian yang lebih terhadap dua bencana tersebut. Pasalnya mengingat kedua bencana tersebut sangat berdampak kepada kehidupan sehari-hari masyarakat Bumi Mina Tani.
Kedua bencana tersebut, ungkap Ali, merupakan bencana rutinan yang selalu terjadi setiap tahunnya. Oleh karena itu, pihaknya menegaskan jika Pemkab Pati harus serius dan perhatian dalam menangani bencana tersebut. “Pati ini tidak luput dari bencana banjir dan bencana kekeringan. Ini harus kita diprediksi secara dini,” papar politisi PDIP tersebut. “Bencana banjir maupun bencana penanganan kekeringan yang menjadi bencana rutin di setiap tahun,” jelas politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) tersebut.
Pihaknya mengharapkan pada tahun 2026 dan seterusnya Pati dapat menjadi lebih baik, utamanya dalam penanganan bencana. “Kemudian cara mengatasi bencana banjir dan kekeringan di tahun 2026 ke depan ini ya akan lebih baik,” harapnya. Sebagai informasi, pada musim penghujan dan memasuki musim kemarau tahun ini, sejumlah wilayah di Kabupaten Pati belum mengalami dampaknya.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) penyaluran tersebut dikhususkan untuk masyarakat yang memang terdampak kekeringan. Menurut keterangan Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan pada BPBD Kabupaten Pati, Sutarno belum ada kecamatan yang terdampak kekeringan. BPBD belum menerima dari dampak banjir atau kekeringan yang menimpa masyarakat. Tapi kalau bencana kebakaran umah atau gudang masih terjadi di wilayah desa-desa di Kabupaten Pati. Gos/ Red
