Pati, Berita10 – Ketua Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati, Teguh Bandang Waluyo, menyampaikan tiga poin penting itu di antaranya pembangunan, pendidikan, dan kesehatan. Harapannya, perbaikan di tiga sektor tersebut bisa mengantarkan Kabupaten Pati lebih maju.
Ada tiga poin penting yang harus dijadikan konsentrasi oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati untuk melakukan perbaikan. Hal ini turut disampaikan oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pati baru-baru ini. Pengalaman tahun 2025 harus menjadi pelajaran penting. Dia mencontohkan, pada tahun 2025 lalu, proses pembangunan di Pati dinilai kurang maksimal.
“Yang jelas hari ini Pak Chandra, konsentrasi ke Pembangunan, Pendidikan dan Kesehatan. Kalau ini terpenuhi InsyaAllah kondisi Pati baik,” kata Teguh. Melihat tiga fokus itu, Komisi D DPRD Kabupaten Pati bakal berkomitmen untuk memberikan pengawasan secara maksimal. Teguh tidak ingin ada salah satu sektor penting yang luput dari perhatian. Ia khawatir akan terjadi persoalan jika kontrol terhadap kegiatan tidak terlaksana.
“Contoh Jembatan Pelemgede belum diserahkan sudah ambrol. Di Dukuhseti talud banyak yang ambrol,” dan lainnya, jelasnya.“Bahkan kemarin rapat Banggar, teman-teman anggota DPRD banyak menyampaikan sudah di aspal seminggu ngelotok (terkelupas), berarti kan ada hal yang tanda kutip tidak baik,” dia melanjutkan.
Terkait pembangunan, Teguh berhadap kualitasnya bakal lebih baik dibandingkan tahun 2025 lalu. Menurutnya, pembangunan yang asal-asalan bisa menyebabkan masyarakat kecewa. Banyak ditemukan adanya sektor pembangunan baik itu jalan, jembatan dan gotong – gorong yang rusak sebelum dipakai atau digunakan masyarakat. Jika ini tidak ditangani dengan serius dan sungguh – sungguh pembangunan di segala sektor jadi percuma. Gos/ Red
