Pati, Berita10 – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati menyiapkan dana sebesar Rp 200 miliar untuk memperbaiki 80 ruas jalan rusak. Diharapkan dengan langkah ini, jalan rusak di Bumi Mina Tani semakin berkurang. Dengan demikian apa yang diharapkan masyarakat bisa menggunakan jalan sesuai harapannya.
Kabid Bina Marga pada Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Pati Hasto Utomo memaparkan perbaikan 80 titik jalan yang rusak itu saat ini masih belum dimulai. Namun demikian sebagian proses pengerjaannya sudah mulai dilakukan secara bertahap.”Untuk tahun 2026 ini kurang 80 titik yang akan diperbaiki. Ini masih proses survey dan perencanaan. Kemungkinan bulan Maret sudah mulai dimulai pengerjaannya ,” ujar Hasto, Senin.
Perbaikan jalan ini menelan anggaran mencapai Rp 200 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) murni 2026. Namun anggaran tersebut tidak hanya untuk memperbaiki jalan rusak, melainkan juga diperuntukkan untuk pembangunan jembatan.”Kurang lebih Rp 200 M. Termasuk pembangunan jembatan dan pemeliharaan rutin jalan,” ucapnya.
Anggaran untuk perbaikan jalan ini juga belum mencakup secara keseluruhan. Bahkan panjang jalan yang diperbaiki belum mencapai separuh total jalan yang mengalami rusak. ”Belum (mencakup secara keseluruhan jalan rusak). 80 titik itu kurang lebih 100 km aja,” kata dia.
Berdasarkan data Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Pati, kerusakan jalan di Kabupaten Pati sepanjang 250 kilometer. Angka tersebut merupakan data secara keseluruhan kerusakan jalan di sejumlah wilayah Bumi Mina Tani ini.”Untuk kerusakan jalan di Pati kurang lebih 250 km masih mengalami kerusakan,” kata dia.
Sebenarnya, pihaknya juga sudah melakukan perawatan jalan tersebut mulai 2025. Namun, perawatan hanya sebatas tambal sulam karena anggaran terbatas, termasuk juga penambalan jalan. “Waktu ada kerusakan, kami juga berusaha untuk menambalnya, walaupun dengan alokasi pemeliharaan yang terbatas,” ujar dia.
Menurut dia, penambalan itu bersifat sementara karena pihaknya berencana melakukan penanganan permanen. Anggarannya, bersumber dari dana Inpres. Gos/ Red
