
Pati, Berita10 – Sebagai wujud kepedulian terhadap korban bencana banjir di wilayah Kabupaten Pati, anggota DPRD dari fraksi PDI Perjuangan Noto Subiyanto mengirimkan bantuan logistik berupa kebutuhan pokok bagi warga yang terdampak banjir tahunan di wilayah tersebut. Sebanyak 2.000 nasi bungkus, 100 karton/dus mi instan dan 70 karton/dus air mineral diserahkan kepada warga yang mengalami musibah banjir. Sejumlah bantuan langsung disalurkan ke posko bencana kemudian diserahkan ke masing masing warga yang membutuhkan uluran tangan dari Noto Subiyanto bersama kader dan simpatisan partai. Adapun yang menjadi sasaran bantuan diantaranya desa Mustokoharjo, Purworejo, Mintobasuki, Sugiharjo dan lainnya. (Jumat,12/02/2021)

”Ini salah satu perhatian kita berbagi dengan warga, meski bantuan ini tidak begitu banyak, namun setidaknya bisa meringankan beban warga yang terdampak banjir saat ini,” ungkap Noto ketika berada di lokasi banjir. Musibah ini tentu menghentikan aktifitas warga setempat, karena selamabeberapa hari banjir masih merendam rumah warga akibatnya sektor ekonomi lumpuh total, apalagi masyarakat yang berada di hilir yang sangat berdekatan dengan aliran sungai.” Saya bersama para kader dan simpatisan partai sangat memahami apa yang dirasakan masyarakat saat ini, karena itu kita berinisiatif menyalurkan bantuan kepada warga yang terdampak banjir,” imbuhnya.

”Sesama manusia kita wajib saling membantu, apalagi dalam kondisi seperti ini, dan saya sangat mengapresiasi lapisan masyarakat yang melakukan penggalangan dana untuk saudara kita yang terdampak banjir, inilah yang mempererat persaudaraan kita, ungkap Noto. Terhadap peristiwa tersebut pihaknya sangat prihatin, mereka berharap masyarakat yang tertimba musibah banjir tetap tabah, semangat dan berdoa agar musibah banjir ini cepat berlalu.

Hingga kini banjir masih menggenangi sejumlah desa yang ada di wilayah Kabupaten Pati walau curah hujan sudah menurun. Namun demikian masih banyak rumah warga yang terendam air mencapai lutut orang dewasa, untuk mengungsikan sebagian barang yang terendam banjir, warga setempat membuat rakit atau menggunakan perahu karet yang dibuat dengan cara sederhana. Kebersamaan dan gotong royong terlihat diantara warga masyarakat sehingga beban bencana banjir yang terjadi di wilayah Kabupaten Pati menjadi lebih ringan. Gs
