DEWAN PATI APRESIASI BANTUAN KUOTA INTERNET BAGI SISWA MTS-MA

Pati, Berita10 – Anggota DPRD Kabupaten Pati sangat apresiasi bantuan berupa kuota internet. Sebanyak 44.952 siswa maupun guru MTs dan MA di Kabupaten Pati akan mendapatkan kuota internet dari Telkomsel sebagai pendukung untuk pembelajaran daring.

“Sebanyak 44.952 siswa maupun guru MTs dan MA negeri maupun swasta free kuota internet gratis dari Telkomsel sebesar 11 GB untuk pembelajaran.
Dengan rincian, 1.632 guru MA, 15.224 siswa MA, 2 741 guru MTs dan sebanyak 25.335 siswa MTs.

Selain mendapatkan kuota dari Telkomsel, sebagian mereka juga akan mendapatkan bantuan dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

“Ini terhubung dengan Dapodik bantuan dari Kementerian. Jadi bantuan Kementerian ada sebesar 35 GB setiap bulannya, Telkomsel juga memberikan lagi, 11 GB di awal. Terus apabila setiap bulan mengisi pulsa Rp5 ribu akan mendapatkan lagi 10 GB.

Dengan bekerja sama dengan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pati dalam mendata siswa maupun guru madrasah yang akan mendapatkan program yang berlangsung hingga akhir tahun ini.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pati Joni Kurnianto sangat mendukung bantuan kuota internet selama kurang lebih empat bulan hingga akhir tahun 2020. Dengan bantuan tersebut sangat membantu para siswa dalam mengikuti pembelajaran sistem daring. Terlebih dalam kondisi seperti ini tentu bisa membantu para siswa dalam mendukung pembelajaran. Harapannya dengan bantuan ini bisa bermanfaat dan memberikan motivasi dalam pendidikan. Pihaknya berterimakasih dengan adanya bantuan ini. Ia berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan peserta didik maupun tenaga pendidik madrasah di saat masa pandemi ini.

“Terimakasih kepada Telkomsel. Bantuan ini sangat berarti, semoga dapat dimanfaatkan para siswa dan guru dalam kegiatan belajar mengajar secara daring ini,” tandasnya

Mita Devi dari MMS Branch Semarang, menambahkan program ini adalah salah satu wujud dalam membantu pelajar menjalankan kegiatan belajar mengajar yang saat ini dilakukan dengan sistem daring.

Dengan daring itu kan banyak kendala, seperti keberatan orang tua dengan penambahan dana untuk beli kuota. Maka dari itu kami membantu (masyarakat) Kabupaten Pati,” imbuh Mita.

Selain memberikan bantuan kepada MTs dan MA, pihaknya juga berencana memberikan bantuan kepada 1.151 guru RA dan 2.564 Guru MI. Goes

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses