WhatsApp WARGA PATI DIBAJAK UNTUK MODUS PENIPUAN

WhatsApp WARGA PATI DIBAJAK UNTUK MODUS PENIPUAN

Pati, Modus penipuan berkedok No WhatsApp (WA) yang dibajak dari sejumlah warga Pati Jateng sangat meresahkan. Gaya penipuan semacam ini dengan memakai no WhatsApp orang lain untuk melakukan penipuan dengan garis besar pinjam uang atau pemberian hadiah. Adapun untuk sasaran orang orang atau teman dari yang punya no WhatsApp.
Para pelaku untuk memberikan keyakinanan korbannya tetap memakai foto profil yang punya no WhatsApp. Diawal pelaku menanyakan keberadaan para korban selanjutnya di tengah pembicaraan melalui WhatsApp pelaku meminta tolong pinjaman sejumlah uang untuk ditransfer ke tekening dengan alasan kartu ATM tertelan. Dan berjanji uang pinjaman akan dikembalikan besok pagi.
Modus penipuan dengan membajak no.WhatsApp nyaris memberikan keyakinan para korbannya karena no WhatsApp yang dipakai sama persis dengan foto profil orang yang sebenarnya.
Nur Achwan, AMd salah satu warga Panjunan Pati nyaris menjadi korban modus penipuan dengan di WhatsApp oleh Utuh Nugroho, SH MH yang minta tolong untuk pinjam uang sebesar Rp. 3 juta untuk dikirim ke rekening dengan alasan ATM tertelan. Dalam WhatsApp pelaku berjanji akan mengembalikan besok pagi jam 10.00 pagi.
Nur Achwan yang menjadi teman baik Utuh Nugroho awalnya percaya dan siap mengirim uang ke rekening, namun sadar setelah di kaji merasa tidak mungkin sosok Utuh Nugroho dengan profesi advokat pinjam uang pada dirinya. Merasa ada keganjalan pihaknya langsung meluncur ke rumah temannya tersebut sambil menanyakan kebenaran berita yang diterima lewat WhatsApp.
Utuh Nugroho merasa kaget karena selama ini tidak pernah pinjam uang siapapun lewat WhatsApp. Pihaknya minta keoada siapa saja yang menerima WhatsApp darinya dengan modus pinjam uang tidak ditanggapi karena no WA nya telah dibajak kawanan penipu.
Kasus sama juga dialami Supriyanto warga Winong dengan modus yang sama.
Modus penipuan tersebut sangat meresahkan dan bisa memberikan prasangka tidak baik bagi pemilik WhatsApp yang sebenarnya. Gs

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.