
Pati, Maraknya modus penipuan yang dilakukan pihak tidak bertanggung jawab dengan mengatas namakan PT. Pegadaian (Persero) dalam rekrutmen calon pegawai melalui medsos dan WhatsApp sangat merugikan masyarakat dan pihak direksi PT. Pegadaian.
Dalam modus tersebut PT. Pegadaian (Persero) dicatut dalam memberikan surat undangan dalam Seleksi Calon Karyawan kepada masyarakat dan pihak yang melamar untuk mengikuti tahapan Seleksi Penerimaan Karyawan bertempat di Jl. Kramat Raya No.162, Daerah Ibukota Jakarta 10430. Adapun jadwal seleksi dilakukan pada tanggal 17 hingga 18 Juni 2020.
Dalam surat undangan tersebut pihak yang tidak bertanggung jawab mengatas namakan Direktur PT Pegadaian (Persero) Harianto Widodo.
Menyikapi persoalan yang terjadi terkait rekrutmen karyawan PT Pegadaian melalui medsos dan WhatsApp mohon masyarakat tidak perlu menanggapi karena informasi yang diberika tidak benar. Selama melakukan seleksi penerimaan karyawan atau rekrutmen pihak PT. Pegadaian dilakukan secara resmi melalui web Pegadaian dan media massa nasional.
Kepala PT. Pegadaian (Persero) Cabang Pati Nasrul Hidayat SE, MM membenarkan jika untuk proses rekrutmen atau seleksi penerimaan karyawan pihaknya PT Pegadaian selalu dilakukan secara resmi dan terbuka dengan mekanisme informasi melalui web www.pegadaian.co.id.
Pihaknya meminta supaya masyarakat luas tidak mempercayai cara rekrutmen karyawan yang dilakukan melalui medsos dan WhatsApp oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
Surat undangan yang dikirim melalui medsos dan WhatsApp kepada masyarakat sebagai bentuk penipuan dengan mengatas namakan direksi PT Pegadaian.
Nasrul menambahkan jika ada masyarakat yang menerima surat undangan tidak perlu ditanggapi karena hal tersebut sebagai modus penipuan yang dilakukan oleh sindikat yang tidak bertanggung jawab.
Nasrul juga menambahkan selain modus penipuan dengan rekrutmen karyawan pihaknya juga dicatut dalam bentuk lelang gadai online yang mengatas namakan PT Pegadaian.
Jika memang ada masyarakat yang menjadi korban segera melaporkan ke pihak berwajib sehingga korban lain tidak terjadi lagi. Nasrul meminta supaya masyarakat mengerti jika ada pihak yang mengatas namakan PT Pegadaian (Persero) dalam bentuk modus penipuan segera diinformasikan kepada pihak Pegadaian setempat atau pihak berwajib. Goes
