
Pati, Keberadaan media massa dalam penanganan pandemik Covid-19 mempunyai peran penting untuk publikasi dan informasi ke publik.
Dalam memberikan andil dalam pemberitaan jurnalis harus benar benar valid ke masyarakat. Dengan demikian pemikiran kreatif dan aktual bisa menjadi bahan berita yang benar dan bisa dipertanggung jawabkan.
Hubungan baik dan kemitraan yang sudah terjalin baik antara Pemkab Pati dan media bisa menjadi menyambung lidah dalam pemberitaan perkembangan dan penanganan Covid-19 di Kabupaten Pati.
Melalui bagian Prokompim Setda Pati media diharapkan bisa berperan baik dalam informasi publik melalui nara sumber yang jelas dalam hal ini Tim Gugus Tugas Percepatan Covid-19 Kabupaten Pati.
Dalam situasi sekarang ini peran media menjadi penting dan bisa memberikan kepercayaan masyarakat dalam menyikapi dampak penyebaran Covid-19.
Dalam Focus Group Discusion bulan Wartawan Pati bulan April 2020 dengan mengacu pada protokol kesehatan yang terbagi dalam tiga kelompok kerja, setiap jurnalis diharapkan untuk bisa memberikan pemikiran aktif perannya dalam informasi berita ke publik sesuai kebenaran. Dalam FGD yang dilakukan bagian Prokompim Setda Pati mengajak media menjadi bagian dalam memberikan informasi dan publikasi dampak Covid-19 Kabupaten Pati.
Kabag Prokompim Ahmadi, S.Pd. MM didampingi Kasubag Publikasi dan Dokumentasi Mega Permarita, SH dalam tiga sesi pertemuan di ruang Penjawi Setda Pati mendorong media untuk memberikan pemikiran dengan sejumlah topik diantaranya peran media dalam mendukung regulasi pencegahan Covid-19, kemudian strategi media dalam menggerakan kepedulian sesama warga dalam mengatasi Covid-19 di Pati.
Disamping itu peran media dalam mendukung kampanye pola hidup sehat dan bersih. Juga strategi komunikasi media dalam bidang UMKM lokal agar tetap bertahan di tengah Covid-19.
Yang lebih mendalam peran media dalam mencegah penyebaran berita hoax serta sikap media dalam pemberitaan pro kontra pengungkapan identitas OPD dan PDP Covid-19 sesuai kenyataan ke publik.
Ahmadi menambahkan jika keberadaan media diharapkan dapat memberikan pemikiran yang aktif dalam peran sertanya menanganan Covid-19 di Kabupaten Pati. Hasil pemikiran wartawan nanti dirangkum untuk bahan masukan ke Pemkab dalam perannya dalam masa pandemik Covid-19.
Kasubag Publikasi dan Dokumentasi Mega menambahkan jika hasil pemikiran ini menjadi bahan materi sekaligus masukan untuk tindak lanjut dalam perannya yang sebenarnya sebagai jurnalis di Pati. Pihaknya juga tetap terus mendorong media harus aktif, kreatif dan bisa memberikan informasi melalui berita yang dibuat kepada publik. Khususnya dalam pandemik Covid-19 berita yang disajikan harus punya dasar data yang benar sesuai nara sumber jelas dari Pemkab Pati baik melalui Bupati, Wabup dan Sekda selaku Gugus Tugas Percepatan Covid-19 di Pati.
Pihaknya selalu memberikan evaluasi dan koreksi bagi media dalam hal ini legalitas baik keberadaan media dan wartawan. Hal itu menyangkut Kartu Identitas, UKW, Legalitas hukum media, NPWP, hasil karya liputan dan syarat pendukung lain. Semua itu akan dievaluasi dan menjadi bahan pihaknya untuk memberikan penilaian wartawan dalam kiprahnya di media. Pihaknya selalu mendorong supaya wartawan harus profesional dan menjunjung kode etik jurnalis. Goes
