GAGASAN BUPATI PATI MENDAPAT PERHATIAN DANA PEMPROV

Pati, Kabupaten Pati dinilai memiliki potensi pariwisata yang besar, salah satunya adalah Wisata Agro Jollong yg akan mendapat perhatian khusus dari pemerintah provinsi Jawa Tengah.

Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sri Puryono usai pelaksanaan Upacara Pembukaan Jambore Satpol PP Ke-IX Tingkat Provinsi Jawa Tengah di lapangan Komplek Wisata Agro Jollong, Desa Sitiluhur, Kecamatan Gembong, Kamis (25/7).

“Potensi wisata Jollong bagus, di sini ada tanaman komoditas khas yaitu Kopi Jollong. Kemudian ada Jeruk Pamelo dan Buah Naga. Bahkan Jeruk Keprok juga dikembangkan,” ujarnya.

Saya berharap PTPN IX sebagai pengelola Wisata Agro Jollong senantiasa mengelola potensi wisata yang ada untuk memajukan masyarakat.

“Wisata Jollong ini dikelola BUMN, tetapi wilayahnya masuk Kabupaten Pati. Oleh karena itu saya minta pengelola tidak hanya mengutamakan keuntungan perusahaan saja”, himbau Puryono.

Sekarang ini, lanjut Sekda Jateng, sektor pariwisata jadi primadona untuk mensejahterakan masyarakat dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi.

Bahkan demi mengembangkan Wisata Agro Jollong, Pemprov Jateng berkomitmen memberikan bantuan keuangan kepada Pemkab Pati untuk pengembangan infrastruktur pariwisata Jollong.

“Terutama kami mendukung ide Bupati yang akan membuatkan jalan melingkar satu arah. Jalan menuju ke sini agak sempit, sulit jika ada kendaraan berpapasan. Kalau dibuat lebar delapan meter jelas tidak mungkin, karena langsung bersinggungan dengan jurang yang terjal maka bupati berinisiatif untuk membuat jalur keluar-masuk khusus”, jelas Puryono.

Jalur yang proses pengerjaannya kini tinggal tiga kilometer itu, menurut Sekda Jateng, akan menjadi perhatian khusus Pemprov.

“Insyaa Allah jadi perhatian kami, mudah – mudahan kami bisa membantu secepatnya,” lanjutnya.

Di kesempatan yang sama Bupati Pati Haryanto membenarkan bahwa pihaknya memang tengah membuat jalur satu arah khusus untuk keluar-masuk area Wisata Agro Jollong.

“Dianggarkan dari APBD 2019 perubahan dan APBD 2020. Insyaa Allah segera selesai,”ucapnya.

Haryanto menjelaskan, embrio jalan yang dimaksud sudah ada. Jadi pihaknya tidak perlu membuat jalan baru.

“Jalur masuknya lewat Ketanggan. Jalur keluar lewat Pohgading. Jadi, setelah jalur ini aktif, kendaraan menuju dan dari Jollong tidak akan saling berpapasan di tengah jalan,” jelas Bupati.

Lebih lanjut Haryanto mengatakan, pihaknya senantiasa memfasilitasi masyarakat dan wisatawan di Jollong. Tujuannya, menurut Bupati adalah demi peningkatan perekonomian masyarakat.

“Kalau dinilai dari bagi hasil pengelola dengan Pemda nilainya tidak seberapa. Tetapi tujuan utama kami adalah masyarakat Pati tidak perlu jauh-jauh cari tempat wisata di luar daerah. Bahkan kami upayakan wisatawan dari luar daerah yang datang ke sini,” pungkas Bupati. Hms/Gs

GAGASAN BUPATI PATI MENDAPAT PERHATIAN DANA PEMPROV | b10news | 4.5