BUPATI PATI MINTA PERKEMBANGAN TEKNOLOGI HARUS DIIKUTI

Pati, Bupati Pati Haryanto menegaskan bahwa perkembangan teknologi kini susah dihindari.

“Kita harus mengikuti perkembangan teknologi yang ada tahap demi tahap, tidak bisa berdiam saja. Apa bila tidak mengikuti dan berdiam saja, maka sudah barang tentu kita akan tertinggal dengan teknologi yang berjalan saat ini, bahkan tertinggal dari daerah yang lain”, jelas Bupati, Selasa (7/5) di Ruang Penjawi Setda Pati saat menghadiri Sosialisasi Pengelolaan Tata Naskah Dinas Elektronik (TNDE) di lingkungan pemerintah daerah kabupaten pati yang diselenggarakan oleh Diskominfo Kabupaten Pati.

Selain Bupati, hadir pula dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Saiful Arifin (Safin), Sekda Suharyono dan Kepala Diskominfo Kabupaten Pati Indriyanto.

Oleh itu, lanjut Haryanto, semua harus belajar dan mengikuti perkembangan zaman. “Tanpa ada mengikuti teknologi yang ada, kita akan stagnan. Karena itulah, kita harus berkomitmen dalam menyiapkan SDM. Jika SDM yang ada belum menguasai, harus belajar dan berlatih mulai dari saat ini”, tegas Bupati.

Ia pun mengingatkan bagi yang belum menguasai agar tak malu dalam belajar. “Jangan malu juga untuk study banding dalam rangka meningkatkan kualitas. Namun, jangan ditiru sama persis, melainkan kita kombinasi dengan kreatifitas kita sehingga bisa tampil beda. Jadi jangan jadi plagiat saja”, terang Bupati.

Haryanto pun mengungkapkan bahwa pemerintah daerah Kabupaten Pati sedikit demi sedikit telah mengikuti perkembangan, diantaranya mengikuti program 100 smart city kabupaten / kota seluruh Indonesia.

Sementara itu, Kepala Diskominfo dalam laporannya menuturkan bahwa sosialisasi ini dilatarbelakangi oleh Perpres UU No.5 tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik, dan Perbup No 1 Tahun 2019 tentang Pedoman Pengelolaan Tata Naskah Dinas Elektronik di Lingkungan Pemerintah Daerah.

TNDE, lanjut Indriyanto akan diimplementasikan di seluruh OPD di Kabupaten Pati mulai Oktober 2019.

Menurut Kepala Diskominfo, salah satu terobosan untuk mewujudkan pemerintahan yang baik adalah dengan menerapkan dan mengembangkan pemerintahan elektronik atau e – government.

“TNDE ini dimaksudkan sebagai acuan pengelolaan dan petunjuk pelaksanaan tata naskah dinas di lingkungan Pemkab Pati untuk menciptakan kelancaran komunikasi secara tertulis dan efektif maupun efisien dalam penyelenggaraan tupoksi”, terangnya.

Usai sosialisasi, menurut Indriyanto, akan dilakukan Bimbingan Teknis (Bimtek) penerapan aplikasi e-Layang. “TNDE akan diujicobakan pada empat OPD pilot project, yakni Setda, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP), Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP), serta Diskominfo Kabupaten Pati”, pungkasnya. Hms/Gs

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.