KOMISI V DPR RI KUNJUNGI KABUPATEN PATI

Pati, Komisi V DPR RI melakukan kunjungan kerja spesifik ke Kabupaten Pati dalam rangka peninjauan pembangunan infrastruktur dan transportasi di Kabupaten Pati. (19/3/19)

Hadir dalam kunjungan kerja tersebut, Ketua Komisi V DPR RI Anton Sukartono Suratto bersama dengan jajarannya.

Bupati Pati Haryanto dalam sambutannya, mengucapkan terima kasih atas kedatangan Komisi V, atas respon surat yang ditujukan kepada Presiden RI.

Haryanto juga menyampaikan beberapa hal terkait kondisi yang ada di Kabupaten Pati, khususnya permasalahan yang menjadi kewenangan ada pusat, namun dampaknya di Pati, yakni normalisasi sungai Juwana.

Apabila musim hujan, terjadi kebanjiran, dan apabila kemarau akan terjadi kekeringan.

“Semua ini terjadi disebabkan salah satunya karena dilalui bantaran sungai Juwana yang panjangnya mencapai 61 km mulai dari hulu sampai dengan hilir. Memang beberapa kali dilakukan alokasi normalisasi sungai Juwana, namun tidak bisa tuntas”, paparnya.

Pihaknya melanjutkan bahwa ini merupakan tantangan besar, tidak hanya Kabupaten Pati namun juga Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) sebagai pemilik wewenang, sebab pemerintah daerah memang tidak mampu untuk mengatasinya, meski dari pusat sudah ada DED nya.

“Apabila normalisasi sungai ini bisa tuntas, itu bisa menyelesaikan rawa – rawa di sekitar bantaran sungai Juwana yang selama ini belum teratas, dan jumlahnya cukup lumayan, ada kurang lebih 8.000 hektar oleh sebabnya air tidak bisa mengalir”, imbuhnya.

Pihaknya berharap agar tidak 40 milyar saja yang digelontorkan, namun juga ada tindak lanjutnya di tahun 2020.

Selain itu, Bupati Haryanto juga ingin, di anggaran perubahan 2019 nanti ada perhatian, sebab penyelesaian permasalahan ini merupakan kebutuhan.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi V DPR RI Anton Sukartono Suratto mengatakan bahwa pihaknya merespon baik undangan Bupati Pati, sehingga ketika datang ke Pati, pihaknya mengentahui bahwa masyarakat Pati mendambakan normalisasi sungai Juwana.

“Bahasan terkait normalisasi sungai Juwana ini sejak dari tahun 2016 hingga 2018 belum ada hasil. Dan di tahun 2019 ini, sudah kita anggarkan sebesar 40 milyar. Insyaallah sudah lelang, dan bulan depan sudah mulai bisa dikerjakan”, paparnya.

Dengan datang berkunjung langsung ke Pati, merupakan wujud kepedulian dari Komisi V DPR RI iki kepada masyarakat Pati.

Pihaknya menegaskan bahwa program normalisasi sungai Juwana ini benar – benar akan dikawal sekaligus diajukan di tahun 2020 akan dianggarkan total serta bertahap.

“Terkait masalah penambatan, itu di muaranya itu kan ada kapal – kapal nambat, nah itu wewenang di komisi IV, kita akan menyampaikan kepada komisi IV untuk memanggil kementriannya terkait masalah penambatan ini”, tegasnya. Hms/Gs

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.