Tak Diharapkan Petani, Dewan Pati Sebut Harga Gabah Murah

Pati, Berita10 Merespon harga gabah yang merosot mendapatkan perhatian kurang baik dari salah satu anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati, M Nur Sukarno. Dirinya menuturkan harga gabah yang turun justru tidak diharapkan bagi petani. Sukarno menyebutkan para petani menginginkan harga gabah bisa stabil dan cenderung naik. “Iya kalau saat ini harga gabah kan justru juga masih turun, ini sangat dilematis karena petani ingin harga gabah itu tinggi kan,” sebutnya.

Politisi Partai Golongan Karya (Golkar) Pati tersebut, menambahkan pemerintah diharapkan juga dapat segera merespon kondisi tersebut. Meskipun harga beras sudah cukup relatif dan menurun, diharapkan harga gabah juga tidak ikut terjun. Diketahui beberapa waktu lalu, saat harga beras tinggi justru harga gabah yang juga tidak dapat sesuai dengan harapan para petani. “Di luar harga itukan sudah di kisaran 4.500 kan untuk gabah, jadi malah cenderung menurun. Iya itu tadi disisi lain beras sudah turun,” tambah Sukarno.

Pihaknya mengungkapkan jika diperlukan maka pemerintah melalui dinas yang terkait perlu sidak pasar. Yang mana langkah tersebut diambil untuk memantau secara langsung harga beras dan gabah ditingkat petani dan pasar.“Kalau kemudian operasi pasar diperlukan ya memang untuk mengetahui lebih lanjut dibawahkan,” pungkasnya. Gos/Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.