DPRD Pati Imbau Masyarakat Waspada Ancaman Leptospirosis di Musim Hujan

Pati, Berita10 – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati, Suwarno memberikan imbauan kepada masyarakat untuk mewaspadai ancaman penyakit Leptospirosis yang ditularkan melalui air kencing tikus selama musim penghujan. Apabila sudah mengalami tanda-tanda gejala, maka harus segera diperiksakan ke dokter, Rumah Sakit (RS), Puskesmas ataupun klinik. Lantaran, penyakit Leptospirosis dapat berakibat fatal dan berujung kematian.

“Kami menghimbau masyarakat agar segera memeriksakan kesehatannya apabila sudah mengalami tanda-tanda gejala penyakit Leptospirosis. Ini perlu dilakukan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,” ujarnya. Leptospirosis adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri Leptospira. Bakteri ini dapat menyebar melalui urine yang terinfeksi. Salah satu hewan yang tergolong sebagai perantara penyebaran penyakit ini adalah tikus.

Sebelumnya, Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Joko Leksono Widodo mengatakan penyebaran leptospirosis akan lebih berbahaya jika terjadi banjir, karena banyak tikus yang keluar dari sarangnya.“Biasanya kalau sudah ada banjir itu seperti kita ketahui kan menggenangi sawah, otomatis rumah-rumah tikus yang ada di sawah, rong-rong itu kan ada semacam kencing tikusnya. Itu biasanya dihinggapi yang disebut oleh leptospirosis,” ucapnya.Ia mengungkapkan, bahwa sampai saat ini Pati belum dilanda banjir besar, sehingga dapat meminimalisir adanya penyakit ini. Meski begitu, pihaknya meminta masyarakat tetap waspada.“Alhamdulillah Pati sampai saat ini belum ada banjir. Namun, kalau musim penghujan seperti ini waspada kita adalah penyakit leptospirosis,” tandasnya.Diketahui, gejala leptospirosis mirip dengan penyakit flu, tetapi lebih berat dan disertai dengan bengkak di kaki dan tangan, serta kulit menjadi kuning. Jika tidak diobati dengan tepat, leptospirosis dapat menyebabkan kerusakan organ dalam, bahkan mengancam nyawa. Gos/Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.