Ketua RT/RW Berharap Tunjangan Naik, Ini Kata DPRD Pati

Pati, Berita10 – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati berkomitmen untuk menaikkan tunjangan/insentif bagi Ketua RT dan RW. Hal itu disampaikan Ketua DPRD Kabupaten Pati Ali Badrudin belum lama ini.  Namun, menurut dia, kenaikan tunjangan ini kemungkinan baru bisa direalisasikan pada 2024 mendatang. “Tunjangan RT dan RW kami hitung di pembahasan APBD 2024. Insya Allah kami penuhi,” kata Ali.

Senada, Ketua Komisi A DPRD Pati Bambang Susilo memaparkan, pihaknya juga sepakat akan mendorong kenaikan tunjangan bagi Ketua RT dan RW. Terlebih, Ketua RT dan RW merupakan garda terdepan di pemerintahan desa (Pemdes). “Harapan saya bisa naik pada tahun 2024. Walaupun itu nantinya tidak sebesar tuntutan mereka,” kata dia belum lama ini. Ia mengatakan, kenaikan tunjangan kepada RT dan RW masih dalam tahap perhitungan. Terkait nominal kenaikan tunjangan, nantinya juga tergantung dari (pemerintah) desa.

“Sebenarnya untuk domain itu ada di desa, dan pemerintah hanya membantu mentransfer lewat ADD, dan semua kebijakan itu ada di desa,” imbuhnya. Untuk diketahui, ribuan Ketua RT dan RW yang didampingi kepala/perangkat desa menggelar aksi demonstrasi di Kantor Bupati Pati. Koordinator aksi, Sutrisno, mengatakan bahwa para Ketua RT dan RW kesal lantaran sudah tiga kali menyampaikan aspirasi secara langsung, baik secara lisan maupun tertulis, tapi mendapat respons yang tidak memuaskan. Sutrisno menjelaskan, pihaknya menuntut agar tunjangan Ketua RT/RW yang selama ini hanya Rp500 ribu per tahun dinaikkan menjadi Rp500 ribu per bulan. Gos/Sol

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.