DPRD Pati Ungkap Potensi Ekonomi Bukur Kerang bagi Masyarakat

Pati, Berita10 Salah satu kekayaan alam berpotensi di Kabupaten Pati adalah sumber lautnya. Banyak masyarakat Pati yang memiliki mata pencaharian sebagai nelayan, salah satunya nelayan bukur kerang. Anggota Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati, M Sukarno mengatakan bahwa sektor perikanan dan kelautan menjadi salah satu potensi yang dapat memperkuat perekonomian masyarakat Pati, termasuk komoditas bukur kerang.

“Sektor-sektor nelayan bukur itu kan memang menyentuh masyarakat, makannya saya senang dan suka mendorong masyarakat untuk memperdayakan itu,” katanya. Selain itu, ia juga mengatakan bahwa komoditas bukur kerang dinilai bisa memberikan nilai tambah yang bermanfaat, utamanya bagi masyarakat dan nelayan tradisional. “Itu sangat membantu, terutama masyarakat kecil ataupun nelayan tradisional,” imbuh M Sukarno.

Nelayan kebanyakan menggunakan pancing rawe. Mereka akan menebar umpan di pagi hari, kemudian sore dan keesokannya dikontrol untuk memastikan apakah umpan masih ada atau tidak. Lebih lanjut, dijelaskan pula bahwa harga jual bukur kerang yang ditangkap nelayan cukup menjanjikan.“Kemarin saja nelayan bukur di (desa) Tluwuk pagi jam 9 itu mendarat cuma hanya 2 jam mendapat 2 kilogram. Dan kemaren saya beli kok bukurnya, itu kemaren 2 kilogram itu laku Rp 80.000. Soalnya ditempat saya (Tluwuk) ini kan sungainya 12 meter, jadi tetap masih leluasa lah buat keluar masuk ke laut itu,” lanjut Sukarno.Gos/Sol

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.