Tim Sistem Manajemen Pengamanan Mabes Polri Audit Stadion Joyo Kusumo

Pati, Berita10 – Pada hari Selasa, (3/1/2023) dilaksanakan Audit Risk Manajemen di Stadion Joyokusumo oleh Tim Mabes Polri. Tim beranggotakan 5 orang yang melakukan pemeriksaan administrasi dan pemeriksaan faktual tentang Sarana Prasarana Stadion Joyo Kusumo, SOP Pengamanan, SOP Antisipasi Kebakaran, SOP Manajemen SDM dan sejumlah standar lain yang berkaitan dengan keamanan, kenyamanan dan keselamatan pengguna stadion Joyo Kusumo.Dari hasil verifikasi administrasi dan faktual Stadion Joyo Kusumo dinyatakan layak dengan berbagai catatan improvement dengan nilai 68,64 (Cukup Baik).

Rekso Suhartono selaku Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Pati yang mendampingi dari awal sampai akhir tim audit menyampaikan bahwa “Stadion Joyo Kusumo dikelola oleh Dinporapar Pati sejak 1 Januari 2022 dan selama 1 tahun berjalan ini banyak melakukan perbaikan baik infrastruktur maupun SDM dibantu DPUTR Pati”.

Oleh Rekso disampaikan ucapan syukur dan Alhamdulillah dengan nilai yang diperoleh, mengingat standar ketat yang diterapkan oleh Tim Mabes Polri dimana di beberapa tempat/stadion bahkan dinyatakan tidak layak karena mendapatkan nilai kurang dari 56.

Bahwa Penilaian ini juga akan menjadi evaluasi kami sebagai pengelola untuk selalu meningkatkan fasilitas infrastruktur sekaligus perbaikan sistem manajemen pengamanan agar ke depan stadion Joyo Kusumo dapat menjadi venue yang ramah keamanan, menyajikan kenyamanan dan menjamin keselamatan bagi para pengguna.

Diharapkan kerjasama bagi berbagai pihak untuk selalu dapat bersinergis dalam rangka mewujudkan hal tersebut.
Kegiatan diakhiri dengan penanda tanganan Berita Acara Penilaian oleh Tim Mabes Polri, Kepala Dinporapar Pati dan Ketua LO Persipa.
Selanjutnya Tim dari Mabes Polri akan bertolak ke Boyolali untuk melaksanakan audit serupa. (es/ws/mr09).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.