Puluhan Orang Tua Asuh Berminat Adopsi Bayi Terbuang Di Pati

Berita 10 Pati, Jumlah peminat untuk mengadopsi bayi yang dibuang di Desa Plangitan Pati semakin bertambah. Minat orang tua asuh untuk mendaftar di Kantor Dinas Sosial kabupaten Pati tercatat sebanyak 18 peminat hingga hari Selasa (26/9/2017). Jumlah tersebut diperkirakan akan bertambah terus untuk memiliki bayi tersebut. Konsidi bayi saat ini dalam keadaan sehat dan terus mendapatkan pantauan dan perawatan dari tim medis Puskesmas Pati 1 Kecamatan Pati. Warga Pati yang mendatangi sekaligus untuk berminat mengasuh bayi tersebut sangat tinggi dengan tata cara dan prosedur yang berlaku.
Kepala Kantor Dinas Sosial Kabupaten Pati , Darlan melalui Kabid Rehab dan Jamsos, Rinda Ardiyani mengatakan bahwa rencana permulaan bayi perempuan yang kini masih mendapat perawatan dari tenaga kesehatan Puskesmas I Pati Kota akan dipindakan ke panti Dinsos Jateng yang berlokasi di Salatiga dalam waktu dekat ini. Mengingat karena berbagai pertimbangan, serta tingginya minat warga Pati menjadi orang tua asuh, sehingga bayi tersebut untuk sementara ditempatkan di Puskesmas Pati 1 Kecamatan Pati.
Pihak Dinas Sosial Kabupaten Pati sepenuhnya memasilitasi pendaftar calon orang tua asuh. Selanjutnya Dinsos Pati melaporkan ke Dinsos Jateng untuk proses selanjutnya meliputi data pendaftar cota, wawancara, home visit cota mengenai kesehatan dan keselamatan bayi dan sidang Pertimbangan Perizinan Pengangkatan Anak (PIPA) yang melibatkan tim dari Dinsos Provinsi.
Atas temuan bayi tersebut melalui koordinasi dengan Polsek, Puskesmas, Dinas kesehatan (Dinkes) dan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil), Dinsos mengumumkan pendaftaran orang tua asuh melalui media sosial dan media masa secara terbuka. Rinda mengatakan jika temuan anak harus diumumkan kepada publik melalui medsos atau media masa. Pengangkatan cota sesuai prosedur, sesuai peraturan 54 tahun 2007. Permensos 110/2008. G

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.