​Mengenal Jejak Nyai Ageng Tari Cikal Bakal Desa Sugihan Winong 


Pati. Desa Sugihan Kecamatan Winong Pati terletak di wilayah Pati bagian utara. Letak desa yang lumayan jauh dari perkotaan ini ternyata menyimpan potensi yang masih terpendam dan patut diketahui masyarakat lain. Terutama dengan keberadaan punden Nyai Ageng Tari yang menjadi tempat yang masih sakral dan dikeramatkan setiap orang. Kempat ini menjadi perhatian semua warga di saat atau penjelang adanya Sedekah Bumi desaSugihan. Saat ini keberadaan punden menjadi pusat kegiatan warga dalam menghadapi Sedekah Bumi. Setiap satu tahun sekali semua warga guyub rukun dalam bentuk manakhiban bancaan bersama. Uniknya bancaan warga tersebut akan diperebutkan warga lain setela di doakan bersama. Sesepuh desa H. Moh Suwarto Asegaf menjelaskan  keberadaan Nyai Ageng Tari tersebut merupakan tokoh yang berasal dari kalangan ketaton Solo yang ditugaskan membabat hutan di desa Sugihan Winong. Untuk menyesuaikan kondisi alam pedesaan beliau merubah namanya menjadi Nyai Ageng Maloko. Selama menjalani kehidupan di desa Sugihan mempunyai anak bernama Joko Satrio. Setiap malam jumat banyak warga dari luar daerah mendatangi punden untuk memohon pangestu dari Nyai Ageng Tari. Banyak diantara warga yang terkabul hajatnya setelah datang ke punden. Setelah berhasil hajatnya biasanya mereka akan syukuran dengan makan bersama di punden. Keberadaan punden Nyai Ageng Tari hingga saat ini masih menjadi kepercayaan dan harapan warga dalam menjalani kehidupan yang damai dan makmur di desa Sugihan.Gos

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.