Dalam Pilpres, Profesional Dan Netralitas TNI Adalah Harga Mati

Berita10.com .Konfirmassi Wartawan bersama Dandim 0718 Pati Letkol Inf. Heri Setiono sangat lugas , menarik dan menyenanagkan , ada ke akraban , tanpa sekat dan batas , berikut adalah petikan dalam pertemuannya. , ketika di konfirmasi Terkait adanya berita dugaan anggaota Babinsa yang ikut berpolitik dan mengarahkan untuk mendukung calon Presiden tertentu, mengatakan bahwa Sepulang dari mengikuti Rakor di Jakarta beserta kapolres dan Bupati Seluruh Indonesia , langsung memerintahkan Apel Luar biasa untuk menegaskan kembali kepada Perwira dan anggota Kodim 0718 di jajajarannya agar tidak ikut terlibat politik praktis dalam dukung mendukung capres tertentu , Tni Adalah profesional dan Netralitas adalah harga mati, Kita tidak mempunyai hak pilih . saya berharap ti dak ada anggota kami yang terlibat dalam dukung mendukung pilpres, Apabila di langgar mereka akan mengambil resiko keluar dari TNI dan menjalani proses hukum .
”Kita TNI harus netral, dan netral itu sudah harga mati yang sudah tidak bisa ditawar-tawar lagi. Bahkan kalau kita ada yang melanggar tentang perintah itu, kita harus menerima resikonya. kita harus keluar dari TNI. Dan tentu ada proses-proses hukum yang akan dilakukan,” tegasnya

DANDIM  0718 LETKOL INF  HERY SETIONO  KETIKA DI KONFIRMASI  WARTAWAN

DANDIM 0718 LETKOL INF HERY SETIONO KETIKA DI KONFIRMASI WARTAWAN

Perintah dari Presiden . Panglima TNI, maupun KSAD memerintahkan agar seluruh prajurit TNI sebagai aparat keamanan, untuk netral dan Profesional serta menegaskan sikap netral prajurit TNI AD dalam Pemilu 2014 , Untuk menegaskan kembali perintah pimpinan TNI tertinggi,

“ Saya tidak mau ada sekecil apapun dalam pilpres 2014 ada anggota Kodim 0817 terlibat , kami Tegaskan dalam apel luar biasa tersebut bahwa Tugas TNI adalah pengamanan dan memback up polri untuk melakukan pengamanan dan cepat mengutamakan penanganan ‘ jelas Dandim 0718 Pati.
Sementara di kesempatan ini Dandim Letkol Hery Setiono mengajak kepada Masyarakat Pati agar bijaksana, cerdas , tanggap dan cermat dalami pilpres 2014 ini , ajakan – ajakan yang sifatnya merusak demokrasi hendaknya di hindari , antara lain money politik , black complain , dan saling sindir , karena Pilpres ini untuk .menentukan masa depan Bangsa dan Negara yang lebih baik. Kita harus menghormati dan menjunjung tingti Harkat dan Martabat calon Pilpres Pemimpin Negara .
Terkait dengan adanya anggota Bin gadungan yang baru – baru ini tertangkap di kabupaten pati ,melakukan pemerasan , Dandim 0718 Pati menyatakan bahwa BIN adalah Under Cover bertugas mencari informasi terkait adakah kegiatan yang di luar idiologi , dan mengangcam ekonomi dan tugas utama untuk keamanan Negara , kalau mereka mengancam ke Perusahaan, Ke Pemda dan pemerintahan desa berarti bukan Badan Intelegen Negara. Laporkan saja pasti nanti ada yang mengklarifikasi dari BIN , H Tri Las Hartaka

Dalam Pilpres, Profesional Dan Netralitas TNI Adalah Harga Mati | admin | 4.5