Batik Bakaran Angkat Pamor Pati

batik bakaran juwana Berita10.com – Pati, Peran dan keberadaan para pengrajin Batik Bakaran yang sebagian besar berada di sentra desa Bakaran Juwana Pati mempunyai peran yang patut diperhitungkan. Tulang punggung perdagangan Batik Bakaran yang semakin eksis di pasar nasional dan internasional berkat ketrampilan tangan-tangan pengarajin yang sudah mendarah daging. Puluhan bahkan ratusan para pengarajin yang usianya sudah tua setiap hari melakukan aktifitasnya membatik di tempat-tempat sederhana. Dengan bermodalkan cita rasa seni tinggi dan kakat alam, mereka umumnya dengan ketelitian dan kesabaran menyelesaikan pesanan selembar kain batik dengan berbagai corak motif dari pemesan. Satu lembar batik mampu diselesaikan para pengarajin dalam rangka waktu kurang lebih satu bulan. Lamanya pembuatan corak batik yang dilakukan, tidak lepas dari mutu dan kualitas batik itu sendiri dalam membatik. Dengan hasil yang maksimal tentu saja para pelangga, konsumen dan pemesan akan terpuaskan dengan hasil yang diperolah.

PICT0173Mbah Sutar (60 tahun) warga Desa Bakaran ketika ditemui dirumahnya saat membatik bertutur jika membatik sudah menyatu dengan jiwanya. Setiap hari dirinya selalu mengerjakan pesanan batik dari konsumen. Dirinya merasa puas jika hasil karyanya dapat dipakai oleh orang perkotaan dan turis asing, katanya dengan bangga. Mbah Sutar juga menambahkan jika dalam pembuatan motif batik membutuhkan waktu yang cukup lama. Harga untuk satu motof batik tulis hasil karyanya berfariasi harganya dari termurah Rp.200.000,- sampai Rp.500.000,- tergantung kesulitan dan corak dalam membatik. Setiap hari pesanan baik dari konsumen dan pengusaha selalu mengalir pada dirinya. Sehingga aktifitas dari pagi sampai sore hari dirinya tercurah pada batik tulis.
Supriyadi salah satu tokoh muda desa Bakaran tidak menolak jika peran serta para pengrajin salah satunya yang mengangkat pamor Kabupaten Pati ke tingkat nasional dan internasional. Perlu adanya pembinaan yang serius terutama terhadap para pengrajin muda yang saat ini mulai membatik. Dorongan dari Pemerintah Daerah dan Instansi Terkait terhadap generasi muda sebagai penerus kelangsungan batik tulis Bakaran sangatlah mendesak. Motifasi dan sosialisasi baik melalui media dan promosi menjadi andalan untuk mempertahankan keberadaan Batik Bakaran di kancah nasional. Kepedulian yang tidak mengenal lelah dan waktu dari para pengrajin merupakan kunci utama dalam mengangkat Batik Bakaran. Tim/Lip B10

Batik Bakaran Angkat Pamor Pati | admin | 4.5