Semua tulisan dari admin

PUTRI BUPATI PEDULI SESAMA SAAT HARI JADI PATI

Pati, Peringatan Hari Jadi Kabupaten Pati ke 695 yang diperingati setiap tahunnya menjadi momen sejarah yang tidak terlupakan. Jajaran Pemkab, instansi, sekolah dan kalangan umum mencatat sebagai perjuangan panjang terbentuknya Kabupaten Pati.
Berbagai kegiatan dalam mengenang dan mengingat Hari Jadi Kota Pati diantaranya doa bersama di tempat Pendopo Kemiri desa Sarirejo sebagai cikal bakal tempat berdirinya Kadipaten Pati. Dilanjutkan upacara dan tabur bunga dengan pakaian adat Pati di makam sesepuh pendiri Pati. Serta kegiatan lain baik seni budaya daerah ketoprak, wayang kulit dan karnaval pembangunan Kabupaten Pati.
Demikian juga di sisi lain kepedulian sesama khususnya terhadap anak yatim tidak luput menjadi perhatian. Seperti yang dilakukan putri pertama Bupati Pati H.Haryanto bernama Tresya Okta Vera W memberikan santunan terhadap puluhan anak yatim yang hadir dalam peringatan Hari Jadi Kabupaten Pati di Alun Alun Pati. Kepedulian ini sebagai wujud cinta sesama dan peduli warga Pati terlebih pada anak yatim. Hal tersebut menjadi contoh yang baik dan perlu ditiru dalam kepedulian pada sesama warga Pati. Goes

TASYAKURAN HARI JADI PATI KE 695 DI PENDOPO KEMIRI

Pati, Tasyakuran Hari Jadi Kabupaten Pati ke 695 sekaligus HUT RI ke 73 dilaksanakan di Pendopo Kemiri Sarirejo Pati. (seniin, 6/8/2018).
Acara yang dilaksanakan rutin setiap tahun sekali ini dihadiri langsung Bupati Pati H.Haryanto, Wabup H.Saiful Arifin, Kapolres Pati AKBP Uri Nartanti, Dandim 0718 Pati Letkol Arief Darmawan, sejumlah Anggota Dewan, Kepala OPD, Muspika dan tokoh masyarakat Pati.
Bupati Pati H.Haryanto dalam kesempatan tersebut mengajak semua lapisan dan kalangan selalu ingat pada perjuangan leluhur Kabupaten Pati dan pejuang Indonesia. Kita semua harus menghargai dan selalu harus memperingati Hari Jadi Pati dan HUT RI yang tiap tahun. Dengan peringatan itu menjadikan hikmah dan tauladan terhadap perjuangannya.
Tasyakuran yang dilakukan di Pendopo Kemiri disertai dengan pembacaan doa dan puji syukur kepada Yang Maha Kuasa serta mendoakan kepada semua leluhur di Kabupaten Pati.
Serangkaian acara dilanjutkan dengan pagelaran seni budaya ketoprak sebagai hiburan rakyat di halaman Pendopo Kemiri Sarirejo Pati.Goes

ANTUSIAS WARGA PARENGGAN MERIAHKAN JALAN SEHAT HUT RI

Pati, Ratusan warga Kelurahan Parenggan Kecamatan Pati baik tua dan muda ikut meramaikan acara Jalan Sehat HUT RI ke 73 sekaligus Hari Jadi Kabupaten Pati 695. Awal start dimulai dari halaman kantor Kelurahan Parenggan menyusuri jalan kampung dan protokol.
Pembukaan dilakukan oleh Kepala Kelurahan Martono S, Pd didampingi Ketua LPMK Harwoto dan sejumlah panitia inti. Ratusan warga dari berbagai umur ikut meramaikan acara jalan sehat keliling kampung dengan rasa kebersamaan dan kekeluargaan.
Pihak panitia menyediakan hadiah door price berupa peralatan rumah tangga, sekolah dan hadiah utama berupa uang pembinaan Rp. 1 juta dan Rp. 500 ribu.
Kepala Kelurahan Parenggan Martono mengatakan jika giat jalan sehat sebagai wujud kebersamaan warga dalam peringatan HUT RI. Acara sudah menjadi agenda rutin tiap tahun dengan hadiah uang dan bingkisan barang. Dengan dukungan penuh LPMK giat di Kelurahan Parenggan lebih semarak. Apalagi dalam sedekah bumi nanti hiburan daerah ketoprak bakal digelar di halaman kantor Kelurahan Parenggan Pati. Gs

TIM GERAK JALAN PANWASLUDES PATI MAMPU BERSAING KETAT

Pati, Tim Gerak Jalan Panwasludes dan Kelurahan Kecamatan Pati yang menjadi wakil Panwas Pati mampu bersaing dengan ketat dalan event lomba Gerak Jalan HUT RI 73 dan Hari Jadi Kabupaten Pati. (Sabtu, 11/8/2018).
Sebanyak 9 anggota tim inti ditambah 6 cadangan mampu memberikan harapan sejak start dari halaman Setda Pati maupun masuk finish di depan kantor DPRD Pati. Kekompakan dan keserasihan yang ditunjukan dalam lomba terlihat dengan baik sehingga memberikan motivasi dan semangat dalam meraih harapan. Demikian juga dukungan dari Sekretariat dan anggota lain sebagai wujud dalam ikut memeriahkan HUT RI dan Hari Jadi Pati. Sebanyak 200 lebih peserta dari berbagai instansi, kelompok dan sekolah ikut memeriahkan lomba gerak jalan.
Rudi Widodo selaku koordinator mengatakan jika perjuangan tim Panwasludes dalam lomba tersebut sangat maksimal. Dengan menyanyikan yel yel lagu perjuangan semua tim mampu melaksanakan tugas dengan kompak sepanjang 8 km tanpa berhenti. Ini menunjukan bahwa tim gerak jalan Panwasludes sangat solid baik kinerja atau giat lain.
Dalam perlombaan gerak jalan dihadiri langsung Bupati Pati H.Haryanto, Dandim 0718 Pati Letkol Arief Darmawan, Sekda Pati Ir. Haryono dan sejumlah Kepala OPD Se Kabupaten Pati. Gs

TIM FORUM WARTAWAN PATI JADI DAYA TARIK GERAK JALAN HUT RI

Pati, Kelompok gerak jalan Forum Wartawan Pati (FWP) jadi favorit selfi diantara peserta lomba gerak jalan dalam rangka memperingati Dirgahayu RI ke-73 dan Hari jadi Kabupaten Pati ke-695. Kehadiran para Wartawan Pati yang tergabung dalam FWP sangat menghibur dan menjadi favorit selfi bagi peserta dan masyarakat karena mereka melukis wajah mereka dengan berbagai bentuk karakter para raksa dalam karakter wayang orang.

Ketua FWP Alman Eko Dharmo mengatakan bahwa setiap tahun wartawan selalu berpartisipasi dalam acara lomba gerak jalan dalam rangka memperingati HUT RI dan HUT Kabupaten Pati.

“Setiap tahun kami selalu ikut berpartisipasi dalam kegiatan gerak jalan ini. Untuk tema kali ini kita pilih tema budaya dengan melukis wajah kami serupa raksa dalam dunia pewayangan karena menurut kita saat ini masih banyak manusia berkarakter raksasa yang memiliki sifat tamak dan rakus.

Kehadiran para wartawan yang tergabung dalam FWP tersebut menyedot banyak perhatian para peserta, penonton dan jajaran Forkompinda pun menyempatkan diri untuk selfi bersama dengan para peserta dari FWP.

Lomba gerak jalan sendiri berstart dari halaman Setda dengan menempuh rute jalan P.Sudirman – Jalan Kolonel Sunandar – Perempatan Stadion Jaya Kusuma – Jalan A. Yani – pertigaan Bodi – jalan Dr. Susanto – Jalan Dr. Wahidin dan finish kembali lagi ke halaman Setda Pati. Gs

SINERGRITAS TNI DAN POLRI BERSAMA TOSAN AJI DALAM KIRAB PUSAKA

Pati, Bertempat di Gedung Juang 45 dilaksanakan Kirab dan Pembukaan Pameran Bursa Tosan Aji dengan tema “Nguri – Uri Warisan Leluhur Supaya Urip Makmur” yang diselenggarakan PPTAAP yang bekerjasama dengan Kodim 0718/ Pati di mulai tanggal 10 – 12 Agustus 2018.

Kegiatan Kirab budaya Keris Pusaka Tosan Aji dihadiri oleh
Kapolres Pati
Kasdim 0718/Pati
Bupati Pati yang di wakili Staf Ahli Ir.Slamet Singgih.P,
Kakesbangpol Drs. Susanto, seluruh Pa. Kodim 0718/Pati,
Anggota Polres Pati,
Perwakilan Karang Taruna Pati,
Paskibraka 2018 Pati, PPTAAP (Persatuan Paguyuban Tosan Aji Antik Pati.

Sambutan ketua Panitia Suparno mengatakan dalam sambutannya kami sebagai panitia mengucapkan banyak-banyak terimakasih atas terselenggaranya acara ini yang telah di berikan tempat dan wadah serta bantuannya untuk memperlancar kegiatan pameran Tosan Aji.
Acara ini kami selerenggakan pameran seni budaya, agar para generasi kita tahu tentang peninggalan leluhur kita.
Sambutan Kodim Pati sangat antusias sekali terbukti dengan peduli dan sangat membantu melestarikan budaya kita, semoga kebaikannya nanti dapat balasan yang baik.

Sambutan Bupati Pati yg disampaikan Ir. Slamet Singgih P. Intinya ucapan permohonan maaf pada kesempatan ini Bupati Pati tidak dapat hadir karena ada kegiatan yg bersamaan dan beliau sangat mengapresiasi terlaksananya kegiatan Tosan Aji ini.
Bupati mengajak kepada semua elemen masyarakat Pati untuk selalu nguri nguri budaya dan kesenian yg ada di Bumi Mina Tani Pati.
Dengan diterbitkannya Undang Undang No. 5 tentang memajukan kebudayaan dan menyelamatan adat istiadat budaya bangsa dan negara.
Dengan mengembangkan seni budaya yang pesat akan terwujud karakter bangsa yang maju .

Kegiatan Pameran Tosan Aji diselenggarakan dari Tgl 10 Sd 12 Agustus 2018.
Route Kirab Pusaka Star Halaman Makodim menuju Gedung Juang 45. Jl. Sudirman Pat. Goes

SINERGRITAS TNI DAN POLRI BERSAMA TOSAN AJI DALAM KIRAB PUSAKA

Pati, Bertempat di Gedung Juang 45 dilaksanakan Kirab dan Pembukaan Pameran Bursa Tosan Aji dengan tema “Nguri – Uri Warisan Leluhur Supaya Urip Makmur” yang diselenggarakan PPTAAP yang bekerjasama dengan Kodim 0718/ Pati di mulai tanggal 10 – 12 Agustus 2018.

Kegiatan Kirab budaya Keris Pusaka Tosan Aji dihadiri oleh
Kapolres Pati
Kasdim 0718/Pati
Bupati Pati yang di wakili Staf Ahli Ir.Slamet Singgih.P,
Kakesbangpol Drs. Susanto, seluruh Pa. Kodim 0718/Pati,
Anggota Polres Pati,
Perwakilan Karang Taruna Pati,
Paskibraka 2018 Pati, PPTAAP (Persatuan Paguyuban Tosan Aji Antik Pati.

Sambutan ketua Panitia Suparno mengatakan dalam sambutannya kami sebagai panitia mengucapkan banyak-banyak terimakasih atas terselenggaranya acara ini yang telah di berikan tempat dan wadah serta bantuannya untuk memperlancar kegiatan pameran Tosan Aji.
Acara ini kami selerenggakan pameran seni budaya, agar para generasi kita tahu tentang peninggalan leluhur kita.
Sambutan Kodim Pati sangat antusias sekali terbukti dengan peduli dan sangat membantu melestarikan budaya kita, semoga kebaikannya nanti dapat balasan yang baik.

Sambutan Bupati Pati yg disampaikan Ir. Slamet Singgih P. Intinya ucapan permohonan maaf pada kesempatan ini Bupati Pati tidak dapat hadir karena ada kegiatan yg bersamaan dan beliau sangat mengapresiasi terlaksananya kegiatan Tosan Aji ini.
Bupati mengajak kepada semua elemen masyarakat Pati untuk selalu nguri nguri budaya dan kesenian yg ada di Bumi Mina Tani Pati.
Dengan diterbitkannya Undang Undang No. 5 tentang memajukan kebudayaan dan menyelamatan adat istiadat budaya bangsa dan negara.
Dengan mengembangkan seni budaya yang pesat akan terwujud karakter bangsa yang maju .

Kegiatan Pameran Tosan Aji diselenggarakan dari Tgl 10 Sd 12 Agustus 2018.
Route Kirab Pusaka Star Halaman Makodim menuju Gedung Juang 45. Jl. Sudirman Pat. Goes

PASUTRI WARGA BLARU SUKSES DENGAN OLAHAN JENIS BUBUR

Pati, Untuk warga Pati dan sekitarnya pencinta jenis olahan bubur bisa mencicipi olahan pasutri warga desa Blaru Pati yang mangkal di Jalan Mr. Iskandar masuk desa Blaru Pati. Ahmad Zamroni yang dibantu istrinya setiap sore hingga malam hari menyajikan olahan jenis bubur diantaranya bubur sumsum, bubur ketan hitam, bubur jagung, bubur ketela, bubur blowok, bubur candil, bubur mutiara dan bubur kacang hijau. Dengan harga merakyat Rp.4.000 per porsi para pembeli bisa merasakan kenikmatan olahan jenis bubur. Olahan ini sangat laris dan disukai para pelanggannya karena sangat jarang yang menjualnya di Pati. Zamroni mempunyai pemikiran yang kreatif dan inovatif di sektor kuliner karena melihat pangsa pasar jenis olahan bubur banyak penikmatnya. Ini suatu ide yang kreatif dan menjanjikan untuk para pelanggannya. Selain murah juga rasanya sangat enak.
Moh. Solikin salah satu pelanggannya mengakui akan rasa olahan bubur dari pasutri ini. Dirinya kalau membeli biasanya dicampur antara bubur jagung dengan bubur ketan hitam. Rasanya sangat memanjakan lidah dan bikin ketagihan. Usaha yang dilakukan pasutri ini tergolong baru namun pelanggannya sudah banyak baik warga Pati dan luar kota. Goes

AYAM-BEBEK BAKAR PEMUDA PATI TERASA BUMBUNYA

Pati, Ayam bakar Pemuda yang mangkal di Desa Blaru sebelah selatan Koramil Pati Kota menjadi kuliner pilihan yang sangat diminati pelanggannya. Olahan menu ini menjadi rekomendasi pencinta kuliner warga Pati dan sekitarnya. Terbukti warung yang buka sejak sore hingga malam tidak pernah sepi dari pembelinya. Rasanya sangat pas di lidah karena olagan bumbunya sangat terasa. Para pembeli dapat memesan olahan ini berupa ayam atau bebek bakar dan goreng ditambah lalapan mentimun, daun kemangi dan urisan daun kol. Apalagi ditambah sambal terasi gorengnya yang rasanya tiada duanya.
Suraji salah satu pengelola mengaku jika olahan yang disajikan terasa sekali bumbunya apalagi disantap dengan sambal terasinya yang rerasa khas rasanya. Sambal yang dibuat sangat enak dan cocok di lidah karena komposisi percampuran antara lombok, terasi yang bumbu lain terasa pas.
Kukuk Indri Bakti salah satu pelanggan mengakui akan rasa bumbu bakar dan sambal terasinya. Satu porsi ayam atau bebek bakar tidak cukup baginya untuk bisa menyantapnya. Biasanya saya ambil dua porsi jika mampir di warung ini. Ditambah dua gelas es jeruk dan lalapan. Menu ini menjadi kuliner yang tetap bagi dirinya. Setiap minggu dua kali dirinya selalu menyempatkan menikmati kuliner khas Pati. Hanya dengan Rp. 23 ribu terasa terpuaskan dengan olahan kuliner ini. Goes

NASI SOP DAGING ROGOWANGSAN PATUT DICOBA

Pati, Menu kuliner yang satu ini memang sangat enak dan mantap rasanya di lidah pelanggannya. Nasi Sop khas Rogowangsan Pati menjadi pilihan tepat di pagi hari. Warung sederhana yang ada di sekitar pinggir jalan komplek Pasar Rogowangsan Pati ini dikelola oleh seorang wanita bernama Nanik Ariyani beserta kerabatnya. Wanita asal Kampung Kauman ini telah membuka usaha makanan Nasi Sop sejak lama dan pelanggannya dari berbagai kalangan. Bahkan pelanggan luar kota banyak yang ketagihan olahannya. Nasi Sop Rogowangsan lebih terasa dan nikmat rasanya. Terlebih jika dicampur dengan potongan daging dan tempe goreng akan lebih mantap rasanya. Olahan Nasi Sop ini lebih terasa bumbu kuahnya sehingga terasa sayang terlewatkan.
Warung ini buka sejak pagi dan tutup menjelang siang hari. Warung ini tidak pernah sepi pembeli dan pelanggannya sehingga sebelum menjelang siang sudah habis. Harganya sangat merakyat dengan Rp. 20 ribu menu Nasi Sop campur Irisan daging, tempe goren kriuk dan teh manis siap memuaskan selera makan para pelanggannya.
Rudi Widodo salah satu pelanggan dari Juwana mengaku ketagigan akan rasa dan nikmatnya kuah sopnya. Setiap dua kali seminggu dirinya sengaja ke Pati untuk sarapan Nasi Sop Daging khas Rogowangsan. Rasanya sangat pas di lidah dan bikin ketagihan. Dirinya sudah 8 tahun jadi pelanggan rutin olahan menu ini. Goes