Gara-gara membendung saluran Air, Di aniaya Tetangga Hingga Patah Tulang

PICT9232 PICT9233Pati, Gara-gara membendung saluran air yang ada di depan rumahnya sendiri, seorang lelaki bernama Suyikno warga desa Jatisari Jakenan menjadi korban kekerasan penganiayaan oleh dua orang tetangganya sendiri. Air yang mengalir dari bekas cucian mobil dan motor milik kedua pelaku kerap kali masuk ke dalam rumahnya melalui saluran depan. Untuk mencegah supaya air bekas cucian tidak masuk ke dalam rumahnya dirinya berusaha mengalihkan saluran dengan membendung dengan urukan tanah. Namun upaya yang dilakukannya tidak diterimakan pelaku. Para pelaku masing-masing bernama Sucipto dan Sarjono keduanya warga desa Jatisari jakenan bertempat tinggal persisi di sebelah kiri rumah korban. Kedua pelaku nekat mengeroyok korban ketika sedang membendung saluran air yang kerap kali menggenangi halaman rumahnya. Akibatnya tangan dan jari korban mengalami patah tulang, kemudian kepala benjut dan bagian punggung mengali nyeri. Akibat parahnya luka yang dialami, korban harus opname di RS Budi Agung Juwana.

Akibat perbuatan tersebut kedua pelaku diamankan oleh petugas kepolisian Sektor Jakenan untuk diproses sesuai jalur hukum. korban Suyikno mengatakan jika dirinya telah menjadi korban kekerasan oleh tetangganya sendiri di depan rumahnya. Akibatnya dirinya tidak bisa bekerja karena mengalami patah tulang. Berkali-kali dirinya sudah mengingatkan pelaku jika saluran air bekas cucian kerap kali menggenangi rumahnya. Karena kerap kali air mengganggu rumahnya, dirinya berusaha mengalihkan saluran dengan cangkul. Karena salah pengertian kedua pelaku langsung menghajar dirinya berkali-kali.
Kanit Reskrim Polsek Jakenan Aipda Sutejo akan menindak tegas para pelaku sesuai jalur hukum. Para pelaku melanggar pasal 170 ayat 1 dan 2 KUHP dengan ancaman hukuman hingga 5 tahun. Agus Setiya

Your Turn To Talk

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Designed by Tim Lip Berita10.com HIT Obat Nyamuk