BULAN TERTIB LALU LINTAS DAN TRANSPORTASI, DIMINTA BERI MULTI MANFAAT

Pati, Pelaksanaan Bulan Tertib Lalu Lintas dan Transportasi yang rencananya akan digelar sampai dengan bulan Desember 2018 diharapkan mampu memberikan multi manfaat kepada semua elemen masyarakat khususnya para pengguna jalan. Hal ini disampaikan oleh Kapten Inf. Muhlisin Pasi Intel Kodim 0718 Pati dalam Rapat Koordinasi Teknis dan Evaluasi Penggunaan Fasilitas Umum Ruang Milik Jalan pada hari Selasa (18/09) di Aula Rapat Dinas Perhubungan Kabupaten Pati.
“Kegiatan ini sangat positif, namun demikian jangan sampai terjadi tumpang tindih, Karenanya perlu pengintegrasian dan kesepahaman menyeluruh dari setiap OPD/Instansi yang terlibat. Dengan demikian kegiatan ini akan memiliki multi manfaat yang endingnya terciptanya masyarakat yang taat berkendara, lalu lintas lancar, dan pengguna jalan nyaman” ungkapnya.

Rakornis dan evaluasi tersebut merupakan tindak lanjut dari Patroli Gabungan yang telah dilakukan beberapa waktu lalu di sepanjang Jl Dr Soetomo. Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Pati, Sudarlan seusai rakor menyampaikan bahwa saat ini Tim akan fokus pada ruas jalan Dr. Soetomo dulu. “Sebelum arus lalu lintas di sepanjang Jl. Dr. Soetomo lancar terkendali Tim tidak akan bergeser ke ruas jalan yang lain, karenanya setelah patroli gabungan kemarin, kita tindaklanjuti dengan melakukan patroli di sepanjang jalan Dr. Soetomo untuk meberikan himbauan agar semua kendaraan parkir di sisi timur dan para PKL tidak lagi menggunakan trotoar maupun bahu jalan diluar jam yang telah diijinkan” ungkapnya.
Namun demikian untuk menjamin efektivitas dan ketaatan masyarakat, intensitas Kegiatan akan ditingkatkan ke tahap berikutnya yaitu pertama tahap sosialisasi dan edukasi di ruangan. Direncanakan pada hari Kamis (20/09) semua pemilik pertokoan dan PKL di sepanjang jalan Dr. Soetomo akan diundang untuk diberikan pemahaman dan edukasi terkait dengan aturan dan sanksi dalam penggunaan trotoar dan bahu jalan. Kedua, Patroli dan PAM di lapangan setiap pagi sampai dengan malam, direncanakan dilaksanakan mulai hari senin (24/09). Dalam tahap ini akan dilakukan edukasi kembali sampai dengan himbauan dan peringatan di tempat. Tahap Ketiga, akan dilakukan Patroli Gabungan sekaligus Penertiban kepada para pengguna trotoar dan bahu jalan yang masih tetap membandel melanggar aturan termasuk pemberian sanksi sesuai ketentuan yang berlaku.

Dengan penataan parkir kendaraan di sisi timur ini diharapkan arus lalu lintas di sepanjang jalan tersebut akan menjadi lancar, nyaman, aman dan terkendali. Termasuk kendaraan-kendaraan baik milik pengusaha pertokoan maupun pengunjung yang parkir di bawah lampu merah (traffic light) juga akan disterilkan.

Kepala Dinas Perhubungan, Sudarlan lebih lanjut berharap melalui kegiatan Bulan Tertib Lalu Lintas dan Transportasi ini akan terbangun sinergi dan pengintegrasian dari setiap OPD dan Instansi terkait, sesuai tugas pokok masing-masing dalam mewujudkan keteraturan dan kelancaran arus lalu lintas di wilayah Kabupaten Pati. “Tentunya kita akan melakukan maping dan menentukan skala prioritas ruas jalan mana yang akan menjadi lokasi sasaran. Disamping itu, target kita dalam melakukan patroli dan penertiban adalah per ruas jalan satu satu dulu. Setelah tertib dan arus lalu lintas lancar baru beralih ke ruas jalan yang lain” pungkasnya. Hms/Goes

MENGISI JABATAN PIMPINAN TINGGI, PEMKAB PATI GELAR SELEKSI TERBUKA

Pati, Untuk mengisi posisi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati mengadakan Seleksi Terbuka Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) yang mulai diumumkan hari Selasa (18/9/2018). Sedangkan pendaftaran akan dimulai pada hari Kamis, 20 September 2018. Seleksi yang digelar oleh panitia seleksi terbuka Kabupaten Pati ini, diperuntukkan mengisi tiga jabatan yang kosong, yaitu Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, Kepala Dinas Kesehatan serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pati.

Sekretaris Daerah Kabupaten Pati Suharyono selaku Ketua Pansel mengatakan, pendaftaran seleksi akan diumumkan dan dimulai 20 September serta ditutup pada Selasa, 2 Oktober 2018. Adapun syarat peserta untuk mengikuti seleksi ini, diantaranya ASN yang berusia maksimal 56 tahun, minimal memiliki pangkat Pembina atau Golongan IVa, minimal dua tahun mendukuki jabatan struktural administrator atau jabatan fungsional ahli madya serta memiliki pengalaman jabatan dalam bidang atau fungsi yang terkait. Khusus untuk posisi Kepala Dinas Kesehatan, dibutuhkan kualifikasi pendidikan S1/D-IV bidang kesehatan.
“Seleksi terbuka jabatan tinggi pratama ini tidak hanya berlaku bagi PNS di Kabupaten Pati saja, tapi terbuka bagi PNS se Jawa Tengah yang memenuhi seluruh syarat dari panitia,” terang Suharyono.

Ia menambahkan, tiap calon peserta seleksi hanya bisa mendaftarkan satu posisi jabatan saja. Selain itu, masing- masing jabatan diikuti oleh minimal empat peserta yang lolos tahapan seleksi administrasi. “Dalam seleksi ini nanti jumlah pesertanya minimal ada 12 peserta. Kalau salah satu jabatan yang dilamar kurang dari empat, maka seleksi untuk jabatan itu harus ditunda,” tegas pria yang pernah menjabat sebagai Kepala DPU Pati.

Selain diketuai langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Pati Ir Suharyono, MM, Panitia seleksi JPTP ini juga beranggotakan Kepala BKPP Drs Jumani, M.Si, serta akademisi dari UNS Surakarta Ir Ari Setiawan Msc (Eng), PhD, Tuhana SH Msi dan Dwi Sapardiyono yang merupakan pakar pemerintahan di Kabupaten Pati.

Suharyono berharap, dari seleksi terbuka ini akan terpilih kandidat pimpinan tinggi pratama yang mampu menghasilkan inovasi bagi OPD, dan bisa mendukung program kerja Bupati Pati. “Nantinya tiga kandidat terbaik dari tiap jabatan akan kami serahkan pada Bupati untuk dipilih dan dimintakan rekomendasi oleh Komisi ASN di Jakarta,” tandasnya.

Informasi selengkapnya pendaftaran seleksi terbuka ini, akan dikirimkan pansel ke setiap OPD di Kabupaten Pati atau dapat mengunjungi website BKPP Kabupaten Pati bkpp.patikab.go.id. Pengumuman ini juga akan dikirimkan ke seluruh OPD di Kabupaten Pati serta kabupaten dan kota se-Jawa tengah. Hms/Goes

PATI MAKIN DILIRIK PEMASAR MOBIL KELAS DUNIA

Pati, Kabupaten Pati merupakan kabupaten pro investasi, hal itu dapat dilihat dengan mulai tumbuh dan berkembangnya berbagai perusahaan dari beragam sektor baik itu industri pertanian, perikanan, maupun otomotif.

Tumbuhnya sektor otomotif di Bumi Mina Tani semakin ketara, saat pemasar mobil Toyota dan Honda membangun outlet pemasaran mereka di Pati.

Kini giliran Suzuki yang jatuh hati. Kemarin salah satu perusahaan otomotif berkelas dunia ini juga secara resmi membuka outlet mereka yang berada di jalan raya Pati-Juwana. Di bawah bendera PT. Remaja Adidaya Motor, perusahaan pemasar mobil ini berada langsung di bawah naungan PT Suzuki Indomobil Sales.

Wakil Bupati Pati Saiful Arifin (Safin) berkesempatan untuk meresmikan outlet Suzuki yang ditandai dengan pemukulan gong dan dan pengecekan lokasi.

Dalam sambutannya, Safin menegaskan kembali bahwa Kabupaten Pati merupakan daerah yang sangat pro-investasi. Hal itu dibuktikan dengan proses-proses perizinan yang dipermudah, serta selalu terbuka terhadap para investor.

“Ini jelas merupakan bukti kepercayaan Suzuki pada Kabupaten Pati. Daerah ini dianggap cukup berpengaruh dan memberikan dampak signifikan dalam pemasaran produk-produk dari Suzuki”, imbuhnya.

Disadari Wabup, ini juga merupakan prospek daerah tentang bagaimana memberikan pelayanan. “Saya percaya bahwa pangsa pasar di daerah Pati lebih besar ketimbang daerah lain, sebab pertumbuhan ekonomi yang ada di Kabupaten Pati, melebihi kabupaten tetangga”, jelas Safin.

Wabup yang berlatar belakang pengusaha ini pun menambahkan, bahwa di Kabupaten Pati, tingkat orang yang miskin dengan orang yang terlalu kaya, perbedaannya tidak terlalu jauh. “Dan ini merupakan kelebihan Pati serta kondisi semacam ini merupakan pasar yang sangat menjanjikan, apa lagi jumlah penduduk Pati mencapai 1,3 juta jiwa”, lanjutnya.

Safin juga menyatakan bahwa perekonomian Pati telah tumbuh dengan baik dan merata. “Kami punya nelayan yang sangat luar biasa banyaknya, didukung juga dengan kapal – kapal yang melaut di berbagai wilayah perairan Indonesia. Jadi kami mohon bantuannya juga untuk mempromosikan Kabupaten Pati. Yang mau investasi, mari datang ke Pati”, cetusnya. Hms/Goes

BUPATI DAN DANDIM PATI KAMPANYEKAN PEMBERIAN OBAT PENCEGAHAN MASSAL

Pati, Bupati Pati
H.Haryanto, SH, MM, M.Si bersama Komandan Kodim 0718/ Pati Letkol Arm Arief Darmawan S.Sos. menghadiri acara “Kampanye Pemberian Obat Pencegahan Massal”, yang di gelar oleh Pemerintah Kabupaten Pati dengan melakukan pemberian obat pencegahan massal (POPM) kepada masyarakat, (Minggu 16/09). Kegiatan ini digelar di halaman Kantor Bupati Pati menyusul masuknya bulan pencanangan Eliminasi kaki gajah (filariasis) yang digelar secara nasional sejak 1 hingga 30 Oktober 2018.

Rencananya kegiatan POPM tersebut akan di lakukan secara serentak diseluruh Kecamatan, dengan tujuan menyelamatkan masyarakat dari penularan penyakit yang membahayakan diantaranya penyakit kaki gajah.

Dalam kesempatan tersebut Bupati Pati Haryanto S.H., M.M., M.Si. mengatakan, “Melalui pencanangan yang dirangkai dengan pemberian obat pencegahan massal ini diharapkan masyarakat Kabupaten Pati benar-benar akan terbebas dari penyakit kaki gajah,” kata Haryanto.

Haryanto juga menambahkan, untuk menjangkau target sasaran dalam pemberantasan penyakit itu diperlukan sosialisasi secara berantai, terutama peran Dinkes setempat melalui Puskesmas yang tersebar di tiap Kecamatan untuk mengejar sasaran tersebut.

“Sebelum melakukan POPM itu, pihak medis terlebih dahulu memberikan pengertian kepada masyarakat atas manfaat obat tersebut. Sehingga masyarakat banar banar mengetahui dan sadar betapa pentingnya pemberian obat pencegahan penyakit yang harus di antisipasi sejak dini,” tandasnya.

“Terkait hal tersebut, tidak hanya peran Dinkes maupun Puskesmas. Peran Camat dan Kepala Desa merupakan garda terdepan diwilayahnya untuk bisa menghimbau masyarakat di lingkungannya untuk berpartisipasi mensukseskan kegiatan tersebut,” pungkas Bupati. Gs

DPR MINTA IKLAN PEMBANGUNAN DI BIOSKOP TIDAK DIPERSOALKAN

Jakarta, Anggota DPR RI Firman Soebagyo menghimbau semua pihak untuk tidak mempersoalkan adanya iklan kesuksesan pembangunan yang menampilkan Presiden Jokowi di Bioskop.

Firman pun mengatakan, tak ada pelanggaran atau UU yang dilanggar dengan tayangannya iklan tersebut.

“Seyogyanya jangan hal seperti itu (Iklan Pembangunan) jangan dipolitisasi jelang tahun politik. Apalagi ini kan hanya menanyangkan progres pembangunan kepada masyarakat tak ada aturan bahkan UU ditabrak dengan tayangan itu,” kata Firman saat dihubungi, Minggu (16/9/2018).

Anggota Komisi II DPR ini pun mengaku sudah melihat dengan mata kepala sendiri tayangan iklan tersebut. Dan menurutnya hal itu sangat positif karena dengan adanya itu masyarakat bisa tau bagaimana hasil kerja pembangunan dari pemerintah selama ini sudah tercapai seperti pembangunan bandara maupun bendungan.

Disisi lain, Firman pun menilai, dengan keterbukaan serta transparansi telah dilakukan oleh pemerintah sepatutnya jangan terlalu dicurigai apalagi sampai membawa unsur-unsur negatif didalamnya.

“Ini merupakan budaya keterbukan dengan tujuan agar masyarakan juga bisa ikut mengetahui dan sekaligus turut mengawasi pelaksanaan pembangunan sebagai bagian peran masyarakat bukan malah dicurgai dengan hal negatif,” sesalnya.

Untuk itu, Firman pun meminta agar progres seperti ini harus terus masif dijalankan. Ia pun juga menyarankan agar pemerintah juga dapat memakai teknologi saat ini seperti sosial media agar dapat mempublikasikan hasil capaian pembangunan.

“Saya pun menyarankan agar agra semua hasil pembangunan yang terkait dengan kepentingan publik dapat disosialisaikan baik melakui media cetak, media sosial dan media cetak supaya masyarakat dapat melihat hasil capaian pembangunan telah dilakukan pemerintah,” tandas politikus Golkar ini. Goes

SEKOLAH ABAYASA ISLAMIC SCHOOL BAKAL DIDIRIKAN DI PATI

Pati, Rencana pendirian Sekolah Abayasa Islamic School yang menjadi program kedepan dari Yayasan Tirto Buwono di Pati Jateng menjadi rencana yang patut didukung. Pendirian sekolah tersebut untuk membuktikan sejumlah pengurus dan anggota peduli pada pendidikan, sosial dan kemanusiaan. Salah satu wacana kedepan sekolah berbasis islami dan iptek bakal diwujudkan di Kabupaten Pati. Sejumlah pengurus dan anggota bertekat untuk pengembangan pendidikan yang potensial dengan melihat latar belakang keagamaan.
Ketua Pembina DR. Kyai Haji Mohsin Sholeh didampingi Pengawas Agus Supriyanto, S.Pd di sela sela acara konsolidasi dengan pengurus dan anggota mengungkapkan bahwa tujuan pendirian sekolah Abayasa Islamic School di Pati sebagai wujud kepedulian pada dunia pendidikan. Ini sebagai bentuk dari tujuan para pengurus dan anggota memajukan dunia pendidikan berbasis agama Keislaman.
Agus Supriyanto menambahkan jika di tahap awal ini didirikan Paud Abayasa di daerah Margorejo Pati. Ini sudah menjadi tekat kami untuk membangun sekolah Abayasa Islamic School dalam satu komplek. Untuk kedepan pemikiran dalam mendirikan pendidikan setingkat SD, SMP dan SMK sudah menjadi program yayasan Tirto Buwono Pati. Goes

ANGGOTA KARANG TARUNA PATI BAKAL DILATIH KERELAWANAN

Pati, Sejumlah Anggota Karang Taruna Kecamatan Pati Jateng bakal mendapat Pelatihan Kerelawanan di Aula Kecamatan Pati selama tiga hari.
Sebanyak 29 anggota Karang Taruna Kecamtan Pati yang tersebar di 24 desa dan 5 kelurahan bakal mendapat Pelatihan Kerelawanan dengan melibatkan Tim Tagana Kabupaten Pati.
Eko Santiko SE Kasi Kesos Kecamatan Pati mengatakan jika kegiatan tersebut sebagai program Kecamatan Pati dengan tujuan membangkitkan kembali kepedulian bagi anggota Karang Taruna khususnya di Kecamatan Pati. Para peserta selama tiga hari mulai tanggal 21 sampai 23 September 2018 mendapat bimbingan dan pelatihan dengan melibatkan Tim.Tagana, Polsek dan Koramil Pati.
Dengan pelatihan itu diharapkan dapat meningkatkan peran serta kepemudaan di Wilayah Pati..
Ketua Karta Kecamatan Pati Sindhu Iwanta sangat menyambut baik dengan program pelatihan kerelawanan bagi anggotanya. Diharapkan dengan kegiatan ini mampu melatih kepedulian sosial sekaligus memaju dalam tanggap darurat dalam membantu penanggulangan bencana di wilayah Pati. Goes

GERAKAN PUNGUT SAMPAH DI PATI LIBATKAN RIBUAN WARGA

Pati, Gerakan Pungut Sampah Sedunia atau dikenal World CleanedUp Day yang diketuai oleh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pati dan berlokasi di Pasar Puri Pati. (sabtu, 15/9/2018). Guyub Rukun Saiyeg Saeko Proyo Mujudake Pati Bebas Sampah merupakan slogan yang dipakai dalam kegiatan tersebut.

Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Pati H.Haryanto, Wakil Bupati H.Safin, Kapolres AKBP Uri Nartanti, Dandim Pati Letko Arief Darmawan, jajaran Forkompinda, OPD, Sekolah Adiwiyata Kabupaten Pati, Karang Taruna, Saka Kalpataru, serta komunitas – komunitas yang ada di Kabupaten Pati dengan sebanyak kurang lebih 3.000 peserta.

Kegiatan ini bertujuan untuk mempersatukan masyarakat di Indonesia khususnya di Kabupaten Pati yang menjadi bagian masyarakat dunia dari berbagai latar belakang yang berbeda – beda untuk meningkatkan kepedulian terhadap permasalahan sampah di Pati. Menjawab tantangan bahwa masyarakat kabupaten Pati adalah masyarakat yang kompak dan peduli terhadap lingkungan.

Bupati Pati Haryanto dalam kegiatan tersebut menyampaikan, “Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi ceremonial saja, akan tetapi dapat menggerakkan masyarakat dari berbagai elemen bahwa sampah itu menjadi persoalan kita bersama. Bahkan tidak hanya menjadi masalah di daerah namun juga masalah di dunia”, jelas Bupati usai lakukan kegiatan pungut sampah.

Kegiatan WCD ini didasarkan pada UU Nomor 32 tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Pati Nomor 7 tahun 2010 tentang Pengelolaan Sampah serta surat Sekretaris Daerah Provinsi Jateng nomor 660.1/0013107 tentang dukungan kegiatan World CleanedUp Day 2018.

Lanjut Bupati, hal ini begitu penting, karena jika di Pati saja dalam sehari petugas bersih – bersih tidak bekerja, sampah sudah pasti akan sangat berserakan. Oleh karena itu, Bupati memghimbau agar jangan mengandalkan petugas kebersihan yang ada saja, tetapi diri sendiri juga harus peduli.

“Oleh karena itu, kita adakan tempat sampah, Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) tujuannya adalah untuk menghimpun dan mengelola sampah”, imbuhnya.

Ditambahkan oleh Bupati bahwa pemilihan lokasi kegiatan sudah pas, karena di tahun 2014, Pasar Puri pernah mendapat gelar sebagai Pasar Terbaik Nasional. Menurutnya, kegiatan seperti jangan sebagai label saja, tapi juga implementasinya juga. Seperti di sekolah misalnya, yang saat ini sudah ada bank sampah.

“Oleh karena itu, dalam kegiatan ini, kita gerakkan anak – anak kita, jangan hanya ceremonial, tetapi mari kita bersama – sama membantu kebersihan. Mari bersama – sama semoga kegiatan ini menjadi contoh dan bagi dinas – dinas terkait agar saling bahu membahu menyelesaikan persoalan sampah yang ada di Kabupaten Pati. Hms/Goes

DANU IKHSAN NOTO SUBIYANTO, SIAP MAJU PILKADES PANJUNAN PATI

Pati, Danu Ikhsan merupakan putra pertama politikus Partai PDI Perjuangan Pati Noto Subiyanto. Putra asli Desa Panjunan ini menjadi harapan warga desa untuk menjadi pemimpin yang bertanggung jawab dan mampu memberikan harapan. Dalam berbagai kegiatan di desa selalu tampil aktif baik kemasyarakat dan keagamaan di masjid. Sosoknya sangat supel dan mudah bergaul kepada semua orang tanpa melihat kedudukan dan status. Dengan segala kemampuan dan SDM yang baik mendorong dirinya untuk maju dalam seleksi Kepala Desa Panjunan di akhir tahun 2018 ini.
Dengan dukungan keluarga, kerabat dan masyarakat Panjunan upaya untuk meraih tanggung jawab sebagai pemimpin sudah menjadi tekatnya.
Danu di sela sela kegiatan di desa nya, ketika dikonfirmasi mengatakan jika perjuangannya untuk maju dalam pemilihan Kepala Desa Panjunan sudah menjadi programnya. Selain untuk memajukan desanya dirinya juga ingin memberikan pelayanan baik kepada semua masyarakat. Demikian juga memberikan para pemuda untuk tampil kreatif dalam kegiatan pisitif dan kemajuan olah raga.
Salah satu perwakilan pemuda desa Panjunan Adre Kurniawan mengatakan jika sudah saatnya para pemuda diberi kesempatan untuk maju dalam memimpin desa Panjunan. Dirinya dan para pemuda lain sangat mendukung penuh sosok pemuda Danu bersaing dalam pemilihan Kades. Selain mudah bergaul pada masyarakat sosok Danu mempunyai SDM yang baik dan teruji. Dengan bobot yang dimilikinya tentu saja untuk meraih kursi sebagai pemimpin yang bertanggung jawab menjadi harapan warga Panjunan Pati. Goes

FIRMAN SOEBAGYO DESAK KPU SELESAIKAN DPT GANDA

Jakarta, Firman Soebagyo Anggota Komisi II DPR RI dari Partai Golkar menyanyakan lambannya KPU bersama pemerintah untuk melakukan langkah kongkrit penyelesiaan terhadap semakin banyaknya temuan pemilih ganda dibeberapa daerah akhir ini yang ditemukan oleh Bawaslu. Menurut Firman DPT ganda ini dapat berakibat fatal dlm penyelenggaraan Pemilu yg akan datang karena dapat memicu konflik dikemudian hari terutama terkait Pemilu Presiden dan Wakil Presiden yg persainganya sangat ketat dan sensitivitasnya tinggi sekali. Oleh karena itu Firman Soebgyo politisi senior Partai Golkar ini mendesak kepada Penerintah dan KPU agar secepatnya menyelesaikan masalah ini dan tidak saling menyalahkan. Menurut Firman masih cukup waktu untuk membereskan DPT yang dianggap janggal oleh Bawaslu. Disisi lain di sela rapat pembahasan anggaran Firman juga kecewa terhadap diketemukannya E KTP di Serang yg berada di tengah kebun, Ini semakin mencurikan ada fihak tertentu yg akan membuat suasana semakin gaduh menjelang Pemilu yg tinggal beberapa bulan lagi. Dan kekecewaan ini karena di anggap penerintah dalam hal ini Dirjen Dulcapil masih kurang serius dan menyepelekan diketemukannya EKTP yang invalid. Kececernya EKTP ini adalah temuan yg ke dua setelah tercecernya EKTP di Bogor beberapa waktu lalu yang secara tegas Menteri Dalam Negeri juga akan melakukan pembenahan dan membuat SOP ( Standart Operasional Proosedur) utk memusnakhannya. Lagi lagi SOP belum dijalankan sudah ditemukan lagi
E KTP tercecer disalah satu kebun di Serang yg sangat mengejutkan berbagai pihak terutama Anggota DPR RI. Untuk itu Firman minta Mendagri melakukan kerjasama dengan Kepolisian RI untuk mengusut secara tuntas kalau ada unsur kesengajaan harus dilakukan tindakan tegas dan Dirjen terkait harus mempertanggung jawabkan karena ini bisa mngacaukan terhadap pelaksanaan Pemilu yg tidak Jurdil, ungkap Firman Soebagyo. Goes

Warta Pati Online